- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov DKI Siapkan Dua Lo...
Pemprov DKI Siapkan Dua Lokasi Pembuangan Sampah Sementara di Bantargebang Pasca Longsor
Selasa, 10 Mar 2026, 08:39 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan dua titik baru sebagai tempat pembuangan sampah sementara untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan sampah.
Hal itu dilakukan usai peristiwa longsornya tumpukan sampah di Zona 4A Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Dikutip dari laman Pemprov DKI, Gubernur Pramono Anung mengatakan dua zona baru dan zona 3 di TPST Bantargebang disiapkan untuk memastikan layanan pembuangan sampah di Jakarta tetap berjalan. Sedangkan titik pembuangan sampah di Zona 4A akan ditutup untuk sementara waktu.
"Untuk sementara ini, sambil menunggu zona 4A diselesaikan, maka zona 3 dan 2 zona baru sedang kita persiapkan untuk bersifat temporari, sementara. Jadi tidak permanen. Dan harapan kami adalah untuk zona 4A ini, segera bisa dipulihkan kembali," jelas Pramono, saat memberikan keterangan pers di Balai Kota DKI, Senin (9/3).
Pemprov DKI berkomitmen menjalankan arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memperketat proses pemilahan sampah sejak dari hulu.
Pramono menyampaikan, perlunya dilakukan pemilahan sampah sebelum dikirim ke TPST Bantargebang, mengingat kapasitasnya yang semakin terbatas. Sementara volume sampah harian Jakarta diketahui berkisar antara 7.400 hingga 8.000 ton.
"Pasti ada dampaknya (insiden longsor). Dan untuk itu kami akan melakukan proses pemilahan di ujung. Dan sekaligus untuk mengatur agar semuanya itu tidak dikirimkan ke Bantargebang," ujarnya.
Selain itu, Gubernur juga mendorong percepatan operasional fasilitas RDF Plant di Rorotan, Jakarta Utara dengan target kapasitas 1.000 ton per hari.
"Yang di Rorotan kami sedang melakukan, mudah-mudahan commissioning-nya itu segera selesai sehingga Rorotan segera bisa beroperasi normal," ucapnya.
Peristiwa longsor yang terjadi di zona 4A TPST Bantargebang pada Minggu kemarin mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Insiden ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat untuk memastikan keselamatan petugas, melakukan penanganan korban, serta menstabilkan area agar layanan pengelolaan sampah dapat segera dipulihkan.
Penanganan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi, melibatkan Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Damkar, serta aparat di wilayah setempat dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan 7 unit ambulans.
- TPST Bantargebang Longsor
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Lalu Lintas Bandara Heathrow Terblokir Imbas Insiden Penyerangan Mobil
-
Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri dan Presiden Pakistan di Bandara Islamabad
-
PMI Jambi Tetap Buka 24 Jam Selama Libur Nataru
-
Pemprov DKI Tutup Sementara Zona 4A TPST Bantargebang setelah Terjadi Longsor
-
Faktor Penyebab Longsor dan Banjir Bandang
-
Kementerian PU: 21 Alat Berat BWS Sumatera I Sudah Dikerahkan untuk Tangani Bencana Aceh
-
Empat Pemain Masuk Daftar Jual Barcelona Jelang Bursa Transfer Januari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.