Dinas KPKP DKI Catat Harga Daging Sapi Naik Hingga Rp150 Ribu Per Kg

Selasa, 27 Jan 2026, 16:18 WIB

JAKARTA -- Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mencatat kenaikan harga daging sapi sekitar tujuh hingga 15 persen di tingkat eceran dengan harga mencapai Rp150.000 per kilogram (kg).

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok mengatakan, kenaikan harga dipicu oleh tingginya harga sapi hidup di tingkat produsen yang melampaui kesepakatan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Ket. Foto: Dok. Pedagang memotong daging sapi dagangannya di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (21/1). — Sumber: ANTARA/Muhammad Iqbal

“Memang saat ini ada kenaikan harga daging sapi di pasar eceran sekitar 7 persen hingga 15 persen dengan harga mencapai Rp 150.000/kg. Hal ini dipicu oleh tingginya harga sapi hidup di tingkat produsen yang melampaui kesepakatan Bapanas,” ujar Hasudungan di Jakarta, Selasa.

Untuk menekan harga dan menjaga daya beli masyarakat, kata Hasudungan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan sejumlah langkah.

Hasudungan memastikan operasional Rumah Potong Hewan (RPH) tetap berjalan normal tanpa tambahan biaya pemeriksaan.

Selain itu, Perumda Dharma Jaya menyalurkan sapi hidup dengan harga lebih murah, yakni Rp54.000 per kg berat hidup untuk menekan harga pasar.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga menyediakan daging sapi bersubsidi seharga Rp35.000 per kg bagi sekitar satu juta warga penerima manfaat.

Sementara itu, melalui program Gerakan Pasar Murah, daging sapi dijual dengan harga Rp109.000 hingga Rp139.000 per kg di berbagai lokasi.

Hasudungan mengatakan, pemerintah pusat telah menyepakati penurunan harga sapi hidup menjadi Rp55.000 per kg sejak 22 Januari 2026.

“Kami optimistis harga daging sapi di pasaran akan kembali stabil dalam waktu dekat, terutama menjelang Idul Fitri," katanya.

  • harga daging sapi

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.