- Home
-
- Luar Negeri
-
- Afghanistan Dibawah Bayang...
Afghanistan Dibawah Bayang-bayang Kehancuran Sistem Pendidikan
Selasa, 27 Jan 2026, 22:10 WIBKABUL - Laporan UNICEF menyebutkan bahwa pendidikan di Afghanistan telah mencapai titik kritis, dengan lebih dari 90 persen anak berusia 10 tahun tidak mampu membaca teks sederhana.
Laporan itu menggambarkan situasi ini sebagai krisis "bersekolah tanpa pembelajaran," seraya menekankan bahwa investasi berkelanjutan dalam pendidikan anak usia dini, serta literasi dan numerasi dasar, sangat penting untuk memastikan hasil pembelajaran bagi setiap anak.
Meski kesenjangan pembelajaran tergolong mengkhawatirkan, jutaan siswa secara resmi terdaftar dalam sistem pendidikan negara tersebut.
"Total 12 juta siswa terdaftar dalam sistem sekolah nasional, di mana mereka mempelajari ilmu pengetahuan modern. Sementara itu, lebih dari 2,8 juta siswa menempuh pendidikan agama," kata juru bicara pemerintah Zabihullah Mujahid.
Di sisi lain, jutaan anak Afghanistan lainnya masih tidak bersekolah akibat kemiskinan, pengungsian internal, dan keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan, terutama di daerah-daerah terpencil dan wilayah yang terdampak konflik, menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia negara tersebut. Ant/Xinhua
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Sekjen PBB Serukan Agar Masa Depan Diatur Supremasi Hukum, Bukan Kesewenang-wenangan
-
Tiongkok Pererat Kerja Sama dengan Indonesia, Kembangkan Potensi Makassar
-
IMF: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kesulitan Besar di Seluruh Dunia
-
Perempuan Ubah Tantangan Jadi Karya
-
Cara Cek Status PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Pakai NIK dan NISN
-
Identitas Bangsa: Afghanistan Dokumentasikan Situs Warisan Sejarah Jalur Sutra
-
Pertamina Bantu Masyarakat Prasejahtera Penuhi Kebutuhan Pokok melalui Pasar Murah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.