Rupiah Menguat Seiring Data Ekonomi AS yang Melemah

Senin, 26 Jan 2026, 10:18 WIB

JAKARTA – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin (26/1), bergerak menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.784 per dollar AS dari sebelumnya Rp16.820 per dollar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah diiringi rilis data ekonomi AS yang lemah.

Ket. Foto: Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Rabu (21/1) bergerak menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari hari sebelumnya Rp16.956 per dolar AS. — Sumber: ANTARA

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dollar AS yang kembali mengalami sell-off menyusul rilis data ekonomi AS yang lebih lemah,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Tercatat, Purchasing Managers' Index (PMI) AS mencapai 51,9, kurang dari perkiraan yang sebesar 52.

Adapun ekspektasi inflasi konsumen AS sebesar 4 persen, di bawah dugaan 4,2 persen.

Di samping itu, penguatan rupiah turut didukung komitmen Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah yang memberikan sentimen positif.

“BI umumnya intervensi di spot, obligasi, dan non deliverable forward (NDF),” ungkap Lukman.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa pihaknya siap untuk membawa rupiah menguat dengan melakukan intervensi dalam jumlah besar melalui pasar offshore NDF, DNDF (domestic non-delivery forward), serta pasar spot.

Bank Indonesia meyakini ke depan akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat berkat dukungan imbal hasil yang menarik, inflasi rendah, dan tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi.

Penguatan rupiah juga akan didukung cadangan devisa (cadev) yang dinilai lebih dari cukup untuk melakukan upaya stabilisasi nilai tukar.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah diprediksi berkisar Rp16.750-Rp16.900 per dollar AS.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.