Menekraf Ingin Perluas Jejaring Pelaku Ekraf di Pasar Global

Minggu, 25 Jan 2026, 19:40 WIB

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ingin memperluas jejaring pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang ingin mengembangkan industri di pasar global.

"Tugas kami adalah memastikan pelaku industri kreatif Indonesia tidak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga siap bersaing di tingkat global, baik dari sisi kualitas produk, model bisnis, hingga akses jejaring internasional," kata Riefky dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (25/1).

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Junior Chamber International (JCI) Batavia di Autograph Tower, Jakarta, Jumat (23/1). — Sumber: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif

Melalui sesi audiensi bersama Junior Chamber International (JCI) Batavia di Jakarta, Jumat (23/1), Riefky menyambut baik niat organisasi yang ingin berkolaborasi dalam mengembangkan industri kreatif nasional.

Peluang kolaborasi strategis itu dapat mendorong industri kreatif Indonesia menembus pasar internasional melalui penguatan jejaring global dan peningkatan kapasitas pelaku usaha kreatif.

JCI Batavia merupakan bagian dari JCI yang sudah berjejaring di seluruh dunia dalam mewadahi wirausaha muda dan profesional dengan rentang usia 18-40 tahun yang bertujuan memberdayakan para anggotanya menciptakan perubahan positif melalui kolaborasi, bisnis, dan kepemimpinan.

Semangat ini sejalan dengan Kementerian Ekonomi Kreatif yang memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pelaku kreatif, pasar global, dan mitra internasional.

Menekraf Riefky menilai penguatan industri kreatif menuju pasar global dilakukan melalui ekosistem yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, fasilitasi promosi internasional, hingga pembukaan akses kolaborasi lintas negara.

Menurut dia, kolaborasi dengan organisasi internasional seperti JCI Batavia menjadi penting untuk memperluas jejaring, mempercepat transfer pengetahuan, serta membuka peluang investasi dan kemitraan strategis bagi pelaku kreatif Indonesia.

Dia juga memaparkan program strategis ekonomi kreatif tahun 2026 yang berfokus pada empat pilar utama yakni investasi ekonomi kreatif, peningkatan ekspor, penciptaan lapangan kerja, dan percepatan laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

Program tersebut dirancang untuk memperkuat daya saing industri kreatif melalui kemudahan investasi, pengembangan produk berorientasi ekspor, serta penciptaan ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ke depan, kami akan mendorong investasi yang tepat sasaran di sektor kreatif, memperluas akses pasar ekspor, serta memastikan sektor ini mampu menyerap tenaga kerja secara signifikan," ujar Menekraf.

Presiden Lokal JCI Batavia Allana Abdullah mengakui bahwa peluang industri kreatif Indonesia untuk menembus pasar global saat ini sangat besar.

Allana menambahkan bahwa dominasi anak muda dalam sektor ini menjadi kekuatan tersendiri yang mampu mendorong pertumbuhan ekosistem kreatif secara lebih cepat dan adaptif terhadap dinamika global.

“Kami berharap bisa bekerja sama atau berkolaborasi bersama dengan pegiat-pegiat ekraf melalui kementerian ini agar mereka bisa maju ke arah global, karena banyak juga dari anggota kami yang bisa memberikan pelatihan-pelatihan bisnis dan juga menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif itu sendiri,” ujar Allana. Ant

  • Menekraf

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.