BPBD DKI Ungkap Genangan di Jakarta Siang Ini Tinggal Tersisa 9 RT

Minggu, 25 Jan 2026, 14:45 WIB

JAKARTA - Genangan air di sejumlah wilayah DKI Jakarta terus berangsur surut. Berdasarkan update terkini BPBD DKI per Minggu, 25 Januari 2026, genangan hanya tersisa di 9 RT.

Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis 22 Januari 2026 sempat menyebabkan banjir di beberapa titik. Namun, upaya penanganan intensif membuat sebagian besar wilayah terdampak kini telah kering.

Ket. Foto: — Sumber: BPBD DKI

Dikutip dari @bpbddki pukul 13.00 siang ini, di Jakarta Timur, genangan masih terjadi di 8 RT. Masing-masing berada di Kelurahan Bidara Cina sebanyak 4 RT dengan ketinggian air 30 hingga 40 sentimeter.

Genangan di wilayah ini dipicu curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung. Sementara di Kelurahan Kampung Melayu, genangan merendam 4 RT dengan ketinggian mencapai 65 sentimeter.

Adapun di Jakarta Utara, genangan tersisa di 1 RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter akibat curah hujan tinggi. BPBD DKI juga mencatat masih terdapat warga yang mengungsi di sejumlah lokasi.

Di Jakarta Timur, pengungsi berada di Masjid Al Abror RW 11 Kelurahan Bidara Cina sebanyak 6 KK atau 16 jiwa. Serta di SDN Kampung Melayu 01 dan 02 sebanyak 13 KK atau 65 jiwa.

Di Jakarta Barat, pengungsian terdata di Balai Warga RT 09/02 Kelurahan Rawa Buaya sebanyak 6 KK atau 24 jiwa. Kemudian, di di SDN 07 Rawa Buaya sebanyak 9 KK atau 34 jiwa.

Selain itu, di Sekretariat Jalan H Bule RT 008 RW 01 Kelurahan Kembangan Utara terdapat 15 KK atau 40 jiwa. Sementara di Jakarta Utara, pengungsi berada di Gang Masjid Nurul Jannah RW 02 Kelurahan Kapuk Muara sebanyak 42 KK atau 97 jiwa.

Sejumlah wilayah sebelumnya tergenang kini telah surut, antara lain di Kelurahan Cililitan sebanyak 2 RT, Kembangan Selatan 1 RT, Kembangan Utara 2 RT, serta Cawang 5 RT. Ruas Jalan Kembangan Raya di Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, juga telah kembali normal tanpa genangan.

Dalam upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi di setiap wilayah. Dalam hal ini BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Penyedotan air terus dilakukan guna memastikan saluran air berfungsi optimal, sembari menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas. BPBD menargetkan seluruh genangan dapat surut dalam waktu cepat.

Namun demikian, BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi 24 jam. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.