Jelang Ramadan, Pertamina dan Pemprov Sulteng Perkuat Stok BBM
Jumat, 23 Jan 2026, 16:42 WIBPALU â PT Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bersepakat memperkuat ketahanan stok BBM dan elpiji di daerah itu menjelang bulan suci Ramadan 2026.
"Kami berkewajiban memastikan keandalan distribusi energi kepada masyarakat, termasuk di wilayah Sulawesi Tengah," kata Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Jumat (23/1).
Ia mengemukakan masyarakat Sulawesi Tengah tidak perlu khawatir terkait ketersediaan bahan bakar selama Ramadan hingga Lebaran (Idul Fitri), karena pihaknya telah memetakan titik-titik krusial dan menyiapkan proyeksi penyaluran ekstra untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas warga.
Pertamina menjamin kesiapan pasokan sangat memadai, berdasarkan pengalaman sebelumnya aktivitas memasak rumahtangga pada momen puasa meningkat dari hari-hari biasa, maka Pertamina berkomitmen memperkuat ketersediaan pasokan.
"BBM dan elpiji sudah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat, maka kewajiban kami memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen," ujarnya.
Kata dia, lonjakan penghuni BBM di momen puasa ketika saat memasuki mudik dan arus balik lebaran, sehingga jauh hari sebelumnya perhitungan-perhitungan teknis sudah dilakukan.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak juga membahas percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (PBUN) sebagai solusi pemenuhan BBM bagi nelayan di daerah tersebut.
menurut dia, sektor migas juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).
"Kami terus memperkuat transparansi dan efisiensi supaya setiap tetes BBM yang digunakan masyarakat berdampak langsung pada pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan di Sulawesi Tengah," ucap Deny.
Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengapresiasi peran Pertamina dalam menjaga roda ekonomi daerah, karena sektor migas sangat esensial.
"Kontribusi PBBKB merupakan pilar penting bagi APBD kami. Saya berharap sinergi ini terus terjalin, terutama dalam mengawal distribusi BBM subsidi supaya tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak," tuturnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi T Muhammad Rum menambahkan, Pertamina terus berkomitmen menjaga akurasi dan transparansi penyaluran BBM, supaya manfaat fiskal yang dihasilkan dapat dirasakan secara optimal oleh pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat Sulawesi Tengah.
Mengenai tantangan akses BBM bagi masyarakat nelayan, Pertamina dan Pemprov Sulawesi Tengah sepakat mempercepat pembangunan SPBUN, langkah ini diambil untuk memutus rantai kelangkaan serta mempermudah nelayan melaut tanpa terbebani biaya logistik BBM yang tinggi.
"Kami memastikan ketahanan energi dapat tercapai, kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, dan sektor kelautan maupun perikanan mendapatkan dukungan energi yang optimal," kata dia.
- PT Pertamina Patra Niaga
- Pemprov Sulteng
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sabalenka Hadapi Ujian Berat Lebih Cepat
-
Kemenag Rejang Lebong Tingkatkan Pengetahuan Penentuan Arah Kiblat agar Salat Tepat
-
AS Desak Meta Serahkan Model AI untuk Uji Keamanan Nasional
-
Ikuti Ketentuan dan Arahan Pemerintah, Pertamina Turunkan Harga Pertamax
-
DPRD Jabar Minta Penindakan Rokok Ilegal Tak Hanya Razia, Produsen Harus Dihukum agar Timbulkan Efek Jera
-
Latsarmil Dihentikan, Kemhan Ganti dengan Program Pembekalan Bela Negara untuk Calon Manajer Kopdes Merah
-
Air China dan Singapore Airlines Perkuat Kemitraan, Tawarkan Lebih Banyak Pilihan Penerbangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.