Dekranasda Sleman Dorong Alumni Batik Preneur Tembus Industri Kreatif
Rabu, 09 Sep 2026, 23:32 WIBSLEMAN -- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendorong para alumni pelatihan "Gen Z Batik Preneur" untuk mampu menembus pasar industri kreatif melalui pameran karya produk batik.
âLangkah tersebut diwujudkan melalui pameran Gelar Karya Batik Hasil Produk Alumni Pelatihan Gen Z Batik Preneur, Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tahun 2026 yang berlangsung, di Grha Kriya Dekranasda Sleman, Rabu.
âKetua Dekranasda Kabupaten Sleman Parmilah mengatakan ajang dengan mengusung momentum "9 Alumni, 9 September, 1 Ruang Karya" ini menjadi ruang bagi para alumni untuk memamerkan karya, membangun jejaring, sekaligus membuka peluang transaksi dengan masyarakat.
â"Yang baik harus diberi ruang untuk dilihat, diapresiasi, dan dikembangkan menjadi peluang usaha. Gelar produk ini bukanlah akhir, justru awal dari perjalanan usaha yang sesungguhnya," kata Parmilah.
âIa meminta alumni untuk terus mengasah kemampuan walau produk maupun pasar yang disasar belum sempurna.
"Kami juga meminta alumni memupuk mental pantang menyerah, disiplin, dan konsisten berinovasi," katanya pula.
âKepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Dwi Wulandari menjelaskan pameran yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Batik 2026 ini dirancang untuk memperkuat kapasitas, kreativitas, promosi, dan pengembangan pasar bagi industri kecil menengah (IKM) batik secara berkelanjutan.
âDalam kegiatan tersebut, sebanyak 27 produk karya dari sembilan alumni diperkenalkan kepada publik, dengan enam produk di antaranya ditampilkan dalam sesi fashion show.
â"Produk selanjutnya akan tetap dipajang di Grha Kriya Dekranasda hingga akhir 2026, sehingga gelar produk tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari saja, melainkan pintu masuk promosi usaha," kata Dwi.
âSalah satu peserta alumni, Amanda mengungkapkan pelatihan tersebut memberikan pengalaman menyeluruh, mulai dari teknik membatik, proses riset, hingga aspek kreativitas untuk menghasilkan karya yang layak jual.
â"Kesan paling berarti adalah kebersamaan antaralumni yang saling belajar dan mendukung. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut ke depan," kata Amanda.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar
-
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Efek Positif Bursa Asia Masih Berlanjut
-
Semoga Tidak Ada Korban Jiwa, Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Enggano pada Minggu Malam
-
Wow Bikin Merinding! Merah Putih Raksasa 2.026 Meter Akan Membentang di Gunung Dempo
-
Contohlah Jepang, Potong Tarif Pajak Demi Meringankan Beban Masyarakat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.