Viral di Media Sosial, Aksi Pelari Maraton Hong Kong Menggendong Bayi Berujung Penyelidikan Polisi
Kamis, 22 Jan 2026, 09:04 WIBHONG KONG, TIONGKOK â Kepolisian Hong Kong tengah menyelidiki dugaan kasus kekerasan terhadap anak setelah seorang pria mengikuti ajang Maraton Hong Kong dengan menggendong seorang bayi di dadanya. Penyelidikan tersebut diumumkan polisi pada hari Rabu (21/1) waktu setempat.
Kasus ini mencuat setelah beredar luas di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pria tersebut berlari dengan nomor peserta terpasang pada pakaian bayi berwarna merah muda yang digendong di bagian depan tubuhnya. Rekaman itu dengan cepat memicu kecaman dan kekhawatiran publik terkait keselamatan sang bayi.
âKasus ini telah dirujuk ke Unit Investigasi Kekerasan terhadap Anak,â ujar kepolisian Hong Kong dalam pernyataan resmi, seraya menambahkan bahwa laporan diterima satu hari setelah lomba yang digelar pada hari Minggu.
Hingga saat ini, polisi menyatakan belum ada penangkapan yang dilakukan. Media lokal South China Morning Post melaporkan bahwa polisi telah menghubungi seorang pria asal Provinsi Guangxi, China barat daya, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Hong Kong, China Association of Athletics Affiliates (HKAAA) selaku federasi atletik setempat menyatakan bahwa pria tersebut tidak menyelesaikan lomba. Sejumlah media lokal melaporkan bahwa ia diminta menghentikan lariannya dan diminta meninggalkan lintasan oleh penyelenggara.
Penyelidikan masih berlangsung, sementara otoritas menegaskan komitmen mereka untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan anak dalam setiap kegiatan publik.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
2 Hari Selepas Natal, 168 Ribu Kendaraan Mulai Kembali ke Jabotabek
-
Jasamarga Pantau Terus Jalan Berlubang di Tol Jakarta–Cikampek
-
Polisi Hong Kong Kini Berhak Meminta Password Ponsel dan Laptop Warga
-
Perkuat Kemitraan Global, Kemenag Gandeng Empat Lembaga di Mesir
-
Pemkot Singkawang Perkuat Tata Ruang untuk Dukung Program 4.000 Rumah Subsidi
-
Angka Kematian Migran Ilegal di Selat Inggris Meningkat
-
DPR Soroti Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS, Mafirion: Bongkar Dalang di Baliknya.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.