Perkuat Kemitraan Global, Kemenag Gandeng Empat Lembaga di Mesir
Senin, 02 Feb 2026, 08:35 WIBJAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama dengan empat lembaga penerbitan dan distribusi di Mesir dalam rangkaian Cairo International Book Fair (CIBF) 2026 di Mesir, demi memperkuat kemitraan global.
Kepala Unit Percetakan Al Quran (UPQ) Ditjen Bimas Islam Kemenag Ismail Nur mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis Indonesia dalam memperkuat diplomasi Al Quran dan penguatan literasi keislaman di tingkat global.
âSeluruh MoU ini memiliki substansi kerja sama yang sama, mencakup bidang percetakan, penerbitan, distribusi mushaf Al Quran, serta penguatan literasi dan pemikiran keislaman,â ujar Ismail dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/2).
Ismail mengatakan UPQ menandatangani MoU dengan empat mitra Mesir, yaitu United Egypt Company for Trading and Individual Investment, Aldiplomasy.com (ArabicâEnglish Editions), Dar-Mobdioun for Publishing and Distribution, serta United Arab Foundation.
Menurut Ismail, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek produksi dan distribusi mushaf Al Quran, tetapi juga diarahkan untuk membangun kolaborasi strategis internasional dalam penyebarluasan literasi Al Quran, pendidikan keagamaan, serta penguatan pemikiran Islam moderat.
âMelalui kerja sama ini, kami ingin memperluas akses masyarakat Mesir dan kawasan sekitarnya terhadap mushaf Al Quran Indonesia yang berkualitas, sahih, dan terverifikasi, sekaligus menguatkan peran Indonesia sebagai aktor global dalam diplomasi Al Quran,â kata dia.
Ia menjelaskan MoU tersebut juga membuka ruang dialog peradaban melalui penyelenggaraan pameran buku dan mushaf Al Quran, seminar internasional, serta forum-forum ilmiah lintas negara.
Dengan demikian, kerja sama itu diharapkan menjadi medium pertukaran gagasan, keahlian, dan pengalaman antarnegara dalam pengembangan literasi keislaman global.
MoU tersebut ditandatangani di Kairo, Republik Arab Mesir, berlaku selama tiga tahun sejak 2026, dengan kemungkinan diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis para pihak.
Ismail menegaskan penandatanganan MoU ini memiliki arti penting bagi UPQ dan Indonesia. Selain menjadi fondasi kerja sama internasional di kawasan Timur Tengah, langkah ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat rujukan percetakan Al Quran yang profesional dan berstandar internasional.
âKerja sama ini membuka jalur distribusi resmi dan berkelanjutan mushaf Al Quran Indonesia di Mesir, yang kami harapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama lanjutan, baik dalam program bersama, pameran internasional, maupun pertukaran keahlian percetakan mushaf,â ujarnya.
- Kemenag
- Kemitraan Global
- Lembaga di Mesir
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
5 Tips Safety Riding agar Driver Tetap Aman Antar Orderan
-
Bukan Bom, Polisi Pastikan Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya dari LPG Rumah Makan Nasi Tempong
-
Bundesliga Putri Jerman Mulai Dikelola Badan Independen pada Tahun 2027
-
Orang Tua Masih Kesulitan Dampingi Remaja Gunakan AI, OpenAI Hadirkan PandAI
-
Teror Penembakan Paksa Tailan Tingkatkan Sistem Keamanan Sekolah
-
TelkomProperty Optimalkan 3.010 Aset, 50 Persen Sudah Berhasil Dileverage
-
Cek Fakta: Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Dipastikan Tetap per 21 September 2026, Pertamax Masih Rp15.950
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.