Angka Kematian Migran Ilegal di Selat Inggris Meningkat

Kamis, 26 Mar 2026, 23:22 WIB

MOSKOW - Kesepakatan migrasi Inggris-Prancis tahun 2023 untuk membatasi penyeberangan ilegal di Selat Inggris justru memicu peningkatan kematian migran, menurut organisasi investigasi Border Forensics.

“Sebuah laporan menunjukkan bahwa kebijakan ‘Stop the Boats’ pemerintah Inggris, serta lebih dari 625 juta poundsterling (sekitar Rp14 triliun) yang diberikan kepada Prancis untuk mencegah keberangkatan, secara langsung berkontribusi terhadap lonjakan tajam kematian orang-orang yang mencoba menyeberangi Selat Inggris dengan perahu kecil," demikian pernyataan organisasi tersebut dalam sebuah laporan yang dirilis Rabu (25/3).

Ket. Foto: — Sumber: AFP

"Investigasi dalam laporan tersebut mengidentifikasi peningkatan drastis insiden fatal sejak musim panas 2023. Yang penting, kenaikan jumlah kematian ini terjadi ketika jumlah perahu dan orang yang tiba di Inggris justru menurun,” tulis laporan itu lebih lanjut.

Analisis tersebut menunjukkan bahwa kematian terutama terjadi lebih dekat ke pantai Prancis akibat perahu yang kelebihan muatan serta peluncuran kapal secara tergesa-gesa, yang berupaya dicegah oleh otoritas Prancis.

Pada 2022, jumlah migran yang menyeberangi Selat Inggris mencapai rekor tertinggi, namun hanya tujuh orang yang meninggal atau hilang. Pada 2023, setelah penandatanganan kesepakatan, situasi berubah drastis. Dalam empat bulan terakhir tahun 2023 saja, sebanyak 17 orang meninggal atau hilang, menurut laporan tersebut.

“Sejak akhir 2023 hingga akhir 2025, sebanyak 112 orang dipastikan meninggal atau hilang dalam upaya penyeberangan Selat Inggris, dan sembilan lainnya dilaporkan hilang. Pada 2024 saja, terdapat 76 kematian yang terkonfirmasi, lebih banyak dibandingkan total tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terjadi meskipun terdapat 9.000 orang lebih sedikit yang melakukan perjalanan dengan 415 perahu lebih sedikit pada 2024 dibandingkan 2022,” demikian isi laporan tersebut.

Organisasi itu menilai peningkatan kematian dipicu oleh tindakan polisi Prancis yang semakin agresif untuk membenarkan tambahan pendanaan, serta praktik berbahaya yang dilakukan penyelundup migran, seperti memuat penumpang secara berlebihan, menjemput orang dari laut alih-alih dari darat, serta berangkat dari lokasi yang lebih jauh ke pedalaman.

Border Forensics adalah sebuah lembaga yang memobilisasi metode inovatif analisis spasial dan visual untuk menyelidiki praktik-praktik kekerasan di perbatasan. Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.