Harga Cabai Rawit Merah Rp55.000/Kg, Telur Ayam Rp31.950/Kg
Selasa, 20 Jan 2026, 09:30 WIBJAKARTA â Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga pangan komoditas cabai rawit merah Rp55.000 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp31.950 per kg.
Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Selasa (20/1), pukul 09.00 WIB selain cabai rawit merah, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah Rp46.350 per kg, lalu bawang putih di harga Rp40.600 per kg.
Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp14.400 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.400 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp15.900 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp15.750 per kg.
Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.100 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.650 per kg.
Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp39.500 per kg, cabai merah keriting Rp40.800 per kg, dan cabai rawit hijau Rp54.200 per kg.
Kemudian, daging ayam ras di harga Rp40.80p per kg, daging sapi kualitas I Rp142.250 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp134.600 per kg.
Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.800 per kg, gula pasir lokal Rp18.250 per kg.
Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp18.800 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp22.550 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp21.500 per liter.
- Harga Telur Ayam
- Harga Cabai Rawit Merah
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BPBD: Tangsel Alami Krisis Air Bersih
-
Telur Peternak Lokal Pati Diprioritaskan Terserap SPPG, Harga Sepakat Rp26.000/Kg!
-
Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia
-
Kemenpar Sebut Potensi Wisata Alam dan Kopi di Jayawijaya Luar Biasa
-
Bobby Nasution Boyong DPRD Sumut ke Nias, Awasi Langsung Pembangunan dan Kejar Ketertinggalan Daerah
-
Keren, Calon Pengantin di Kepulauan Seribu Diedukasi Ini untuk Cegah Stunting
-
Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.