- Home
-
- Luar Negeri
-
- Diplomasi Hijau: Indonesia...
Diplomasi Hijau: Indonesia-Inggris Sepakat Rencana Aksi Strategis Konservasi Gajah
Selasa, 20 Jan 2026, 18:52 WIBJAKARTA - Indonesia dan Inggris memperkuat kolaborasi di bidang iklim dan alam, termasuk konservasi gajah serta pemulihan mata pencaharian masyarakat di Sumatera, seiring upaya kedua negara memperdalam kemitraan ekonomi hijau.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengatakan kerja sama itu juga mencakup agenda yang lebih luas terkait keuangan berkelanjutan dan transisi hijau.
âDi luar itu, kami bekerja sama dalam agenda yang lebih luas tentang keuangan berkelanjutan dan transisi hijau,â kata Jermey dalam pernyataan video yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Terkait transisi energi, Jermey menyebut Inggris memiliki program âMENTARIâ yang terus mendukung aspirasi Indonesia menjadi penyerap karbon bersih, target yang sangat bergantung pada keberhasilan peralihan menuju energi terbarukan.
Selain itu, Inggris juga mengembangkan platform infrastruktur berkelanjutan âMELAJUâ yang membantu Indonesia memajukan komitmennya pada transportasi berkelanjutan, pembangunan perkotaan ramah lingkungan, serta sektor-sektor strategis lain yang ingin diperkuat pemerintah Indonesia.
Jermey berharap Indonesia dan Inggris dapat semakin memperdalam kemitraan ekonomi, seraya menegaskan bahwa London memandang Jakarta sebagai mitra yang sangat penting.
Menurutnya, Indonesia saat ini merupakan pasar ekspor terbesar ke-54 bagi Inggris, posisi yang dinilai belum mencerminkan besarnya potensi kerja sama ekonomi kedua negara.
âItulah mengapa kami mengadakan acara bisnis tingkat tinggi yang dihadiri oleh Presiden, dan mengapa Presiden serta Perdana Menteri akan meluncurkan kemitraan pertumbuhan ekonomi antara kedua negara kita. Kita saling membutuhkan secara ekonomi untuk mendorong pertumbuhan,â ujarnya.
Presiden RI Prabowo Subianto tengah melakukan kunjungan ke Inggris untuk bertemu Raja Charles III dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Dalam pertemuan dengan PM Inggris, Prabowo membahas kesepakatan sejumlah kerja sama strategis, termasuk di bidang ekonomi dan maritim.
Sementara dengan Raja Charles III, Prabowo membicarakan pelestarian alam dan lingkungan, termasuk konservasi gajah, bersama sejumlah tokoh filantropi dunia.
Program âMENTARIâ dan âMELAJUâ merupakan inisiatif kemitraan IndonesiaâInggris untuk mendukung transisi energi bersih, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta pertumbuhan ekonomi, dengan melibatkan investasi dan pertukaran pengetahuan guna mencapai target Emisi Nol Bersih.
Program âMENTARIâ berfokus pada transisi energi rendah karbon dan pengembangan energi terbarukan, sedangkan âMELAJUâ menitikberatkan pada infrastruktur berkelanjutan, dengan Inggris menghadirkan keahlian, perusahaan terkemuka, serta dukungan pembiayaan bagi Indonesia. Ant
- Charles III
- gajah
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Gajah Mati Tanpa Kepala di Riau, DPR Desak Perlindungan Satwa Liar dengan Teknologi
-
Gajah Liar Masuk Kota di Sri Lanka, Tewaskan Satu Orang
-
Darurat Sampah Banjarmasin, Bank Sampah Bisa Kelola Puluhan Ton per Bulan
-
28 Tahun Berkarya, Padi Reborn Rilis Single Berjudul "Ego" pada 7 November
-
Singkawang Siaga! 900 Personel Amankan Puncak Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026
-
Imlek, Ramadan dan Idul Fitri Berdekatan: Produsen Kue Keranjang di Cikarang Utara Panen Pesanan
-
Strategi Rahasia Polres Lingga Jamin Keamanan Imlek 2577 dan Ramadhan Tetap Kondusif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.