Tiongkok Jadi Tujuan Ekspor Telur Ikan Terbang Makassar

Minggu, 18 Jan 2026, 13:10 WIB

MAKASSAR – Pernah dengar ikan terbang? Kalau telur ikan terbang? Ini cukup langka. Ada ekspor telur ikan terbang. Sebanyak dua ton Dried Flying Fish Roe atau telur ikan terbang kering diberangkatkan atau diekspor dari Makassar menuju Xiamen, Tiongkok, melalui jalur udara. 

Ekspor ini menjadi bukti nyata bahwa komoditas unggulan asal Takalar, Sulawesi Selatan, memiliki daya saing tinggi dan mampu memenuhi standar pasar internasional. Kepala Karantina Sulawesi Selatan Sitti Chadidjah di Makassar, Minggu menegaskan bahwa seluruh komoditas yang dikirim telah melalui prosedur pengawasan yang sangat ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan produk lokal tetap menjadi primadona di pasar global.

"Kami telah memastikan 100 karton telur ikan terbang ini melewati serangkaian tindakan karantina. Berdasarkan pemeriksaan karantina yang dilakukan, komoditas ini dinyatakan sehat, dipastikan keamanan mutunya, dan memenuhi syarat negara tujuan," ujarnya. Kata Sitti, komoditas perikanan Sulawesi Selatan kembali memperkuat posisinya di pasar global.

Capaian ekspor ini menjadi sinyal positif bagi penguatan ekonomi daerah, sekaligus membuktikan bahwa potensi sumber daya laut dari perairan Takalar memiliki nilai tambah tinggi di pasar dunia. Keberhasilan telur ikan terbang asal Sulsel yang mampu menembus pasar Tiongkok diharapkan menjadi katalisator bagi pelaku usaha perikanan lainnya di Sulawesi Selatan untuk meningkatkan skala produksi dan memperluas jangkauan pasar internasional.

Dia menyampaikan, Karantina Sulawesi Selatan telah menegaskan keberlanjutan pertumbuhan ekspor tak hanya ditopang oleh nilai transaksi, tetapi juga oleh kepercayaan pasar terhadap kualitas dan keamanan produk. “Ketika negara tujuan percaya pada standar karantina Indonesia, itu berarti kepercayaan terhadap seluruh sistem perdagangan kita meningkat,” ujar Sitti Chadidjah.

Ket. Foto: proses ekspor — Sumber: ist

Bantuan Kapal

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan dua unit kapal penangkap ikan berkapasitas 15 Gross Tonnage (GT) kepada nelayan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Lonrae, Kabupaten Bone, Sulsel, Jumat.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan melalui penguatan sarana dan prasarana perikanan tangkap.

Gubernur  dalam keterangannya di Makassar, menyampaikan bantuan kapal 15 GT di Kabupaten Bone melengkapi penyaluran bantuan serupa yang sebelumnya telah diberikan di sejumlah daerah lainnya di Sulawesi Selatan.

“Bantuan kapal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tangkapan, memperluas jangkauan melaut, serta berdampak langsung pada peningkatan penghasilan nelayan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel juga menandatangani prasasti rehabilitasi turap penahan tanah di kawasan PPI Lonrae.

Rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan infrastruktur pendukung sektor perikanan guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan representatif bagi nelayan.

Ia berharap, kelompok nelayan penerima bantuan dapat bekerja sama dengan baik dalam mengelola, menjaga, dan memanfaatkan kapal tersebut secara optimal demi kesejahteraan bersama dan keberlanjutan sektor perikanan di Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel telah menyerahkan satu unit kapal 15 GT di Kabupaten Bulukumba, serta 20 unit kapal yang didistribusikan ke berbagai wilayah seperti Kepulauan Selayar, Bantaeng, Takalar, Palopo, dan sejumlah daerah di Luwu Raya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.