Terendam Banjir, Jalur Kereta Pekalongan–Sragi Terputus

Sabtu, 17 Jan 2026, 07:20 WIB

PEKALONGAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan sejak Sabtu dini hari membawa dampak cukup serius, salah satunya pada jalur kereta api.

Lintasan KA antara Stasiun Pekalongan dan Sragi terendam banjir, membuat rel tak bisa dilintasi untuk sementara waktu.

Ket. Foto: Kondisi rel antara Stasiun Pekalongan dan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tergenang air, Sabtu (17/1/2026). — Sumber: ANTARA/HO-KAI Daop Semarang

Air menggenangi jalur di beberapa titik dengan ketinggian yang dinilai membahayakan perjalanan kereta, sehingga operasional KA di ruas ini terpaksa dihentikan demi menjaga keselamatan penumpang dan awak.

Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian petugas di lapangan. Tim dari perkeretaapian bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan, memastikan kondisi rel, bantalan, dan sistem pendukung lainnya tidak mengalami kerusakan serius akibat genangan air. Selama air belum surut dan jalur dinyatakan aman, kereta api belum diizinkan melintas.

Banjir ini juga berdampak pada jadwal perjalanan kereta api, khususnya yang melintasi jalur pantura. Penumpang diminta bersabar dan terus memantau informasi terbaru terkait perjalanan KA.

Pihak operator berupaya menyiapkan langkah antisipasi, termasuk pengaturan ulang jadwal dan rekayasa perjalanan, agar layanan tetap berjalan meski dengan penyesuaian.

Harapannya, begitu kondisi cuaca membaik dan air berangsur surut, jalur antara Stasiun Pekalongan dan Sragi bisa segera dibersihkan dan diperiksa secara menyeluruh.

Dengan begitu, perjalanan kereta api dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat yang mengandalkan transportasi ini tidak terlalu lama terganggu.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif di Semarang, Sabtu (17/1), mengatakan genangan air akibat banjir sudah mencapai batas kepala rel.

Menurut dia, genangan di beberapa titik sudah mencapai 10 cm di atas rel.

"Jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati," katanya.

Akibat kondisi tersebut, lanjut dia, jalur KA di Pantura Jawa Tengah tersebut ditutup sementara.

Ia menyebutkan sejumlah perjalanan KA dihentikan sementara akibat jalur yang terputus itu.

Beberapa perjalanan KA yang terganggu akibat rel yang tergenang itu antara lain KA Jayabaya, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Tawangjaya Premium dan KA Blambangan Ekspres, KA Kertajaya dan KA Dharmawangsa.

PT KAI, lanjut dia, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi genangan air dengan terus melakukan upaya mitigasi untuk memastikan keselamatan perjalanan KA.

Ia menambahkan PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak kondisi tersebut.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.