Dinkes Papua Barat Gencar Gelar Cek Kesehatan Gratis di Ruang Publik

Sabtu, 17 Jan 2026, 17:13 WIB

Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat gencar melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan memanfaatkan ruang publik, simpul massa, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan guna meningkatkan capaian layanan kesehatan bagi masyarakat.

Kepala Dinkes Papua Barat dr. Alwan Rimosan di Manokwari, Sabtu, mengatakan capaian CKG di Papua Barat hingga saat ini masih tergolong rendah, sehingga membutuhkan strategi sosialisasi yang lebih masif dan menjangkau langsung masyarakat.

Ket. Foto: Pemeriksaan kesehatan gratis yang dikoordinir Dinkes Papua Barat pada peringatan Isra Miraj di Masjid Ridwanul Bahri, Manokwari, Sabtu (17/1). — Sumber: Antara Foto

“Dari lebih 500 ribu penduduk Papua Barat, baru sekitar 40 ribu yang memanfaatkan layanan CKG. Di Kabupaten Manokwari sendiri, dari sekitar 200 ribu penduduk, baru sekitar 10 ribu warga yang memanfaatkan CKG,” ujarnya.

Sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat, Dinkes Papua Barat merangkaikan layanan CKG dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di ruang publik.

Salah satunya, CGK dan kegiatan donor darah dirangkaikan saat peringatan Isra Miraj di Masjid Ridwanul Bahri, Manokwari, Sabtu.

Menurut Alwan, program CKG bukan sekadar layanan kesehatan rutin, melainkan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto yang menuntut keterlibatan seluruh unsur pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat.

“Oleh karena itu, kami terus berkolaborasi dengan tempat ibadah dan berbagai simpul massa lainnya agar pelaksanaan CKG dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan ruang publik diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi sekaligus mengubah pola pikir masyarakat agar memeriksakan kesehatan tidak hanya saat sakit, tetapi juga ketika masih dalam kondisi sehat.

Program CKG awalnya dirancang untuk dimanfaatkan masyarakat pada momen hari ulang tahun. Namun sejak Agustus 2025, cakupan layanan tersebut diperluas untuk menjangkau anak sekolah, kelompok usia rentan, balita, serta lanjut usia.

Alwan menambahkan, peningkatan cakupan CKG membutuhkan peran aktif dinas kesehatan di tingkat kabupaten/kota. Namun demikian, upaya tersebut tidak dapat dilakukan sendiri tanpa dukungan dan sinergi lintas sektor.

“Dinas kesehatan tidak bisa bergerak sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar sosialisasi dan pelaksanaan CKG dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Ia berharap melalui pendekatan tersebut, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan dini dapat terus meningkat dan berdampak pada perbaikan derajat kesehatan masyarakat Papua Barat secara keseluruhan.

  • Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.