Rupiah Menguat Seiring Tren Positif Pasar Saham
Kamis, 15 Jan 2026, 08:25 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdaÂgangan di Jakarta, Rabu (14/1), bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi 16.865 rupiah per dollar AS dari sebelumnya 16.877 rupiah per dollar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan peÂnguatan kurs rupiah dipicu tren peningkatan indeks saÂham. âSentimen domestik justru yang mempengaruhi peÂnguatan rupiah dipicu oleh penguatan indeks saham dan obligasi pemerintah tenor pendek,â ucapnya di Jakarta, Rabu.
Indeks saham mencapai rekor baru tembus 9 ribu, seÂmentara obligasi pemerintah kelebihan permintaan 308 persen yang sebagian besar tenor pendek.
Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh reprofiling portÂfolio oleh pelaku pasar dari tenor panjang ke tenor pendek obligasi dan saham di Indonesia.
âJika kondisi ini terus berlanjut, maka akan menjadi areÂna bagi pelaku pasar untuk berspekulasi pada rupiah dan akan berdampak rupiah melemah tidak terkendali karena hanya mengejar keuntungan jangka pendek dari rumor di pasar seiring risiko geopolitik, bukan melihat fundamenÂtalnya,â ungkap Rully.
Di sisi lain, sentimen negatif mengiringi kurs rupiah mengingat adanya risiko geopolitik, intervensi pemerintah AS terhadap independensi Federal Reserve, dan ancaman tarif Presiden AS Donald Trump sebesar 25 persen terhaÂdap negara-negara yang melakukan hubungan dagang deÂngan Iran.
âSentimen global masih berpengaruh negatif terhadap rupiah karena tren peningkatan indeks dollar dipicu oleh riÂsiko geopolitik dan stance kebijakan bunga The Fed yang tiÂdak akan berubah dalam jangka pendek walaupun data ekoÂnomi mendukung penurunan bunga,â kata dia.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Sudah Layak Turun, Bisa Ringankan Beban Kelas Menengah dan Dongkrak Daya Beli
-
Warga Diteror Ribuan Kutu Beras, Bulog Karawang Tindaklanjuti
-
Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
-
Kemenpar Ajak Berwisata Melalui Liburan Cara Baru
-
Kolombia vs Kongo DR: Los Cafeteros Bidik Tiket 32 Besar, Leopards Incar Sejarah Baru
-
Dongkrak Transaksi Aset Kripto di Tengah Demam Bola, Pintu Gelar Kompetisi Trading
-
KPK Panggil 13 Saksi di Jakarta dan Bali pada Kasus Imigrasi Silmy
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.