Pemkot Kupang-Kementerian UMKM Siapkan Festival Kopling 2026

Rabu, 14 Jan 2026, 16:02 WIB

Kupang, NTT -- Pemerintah (Pemkot) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersinergi merencanakan Festival UMKM dan Festival Musik Koplo 2026 sebagai upaya pemberdayaan ekonomi lokal dan penguatan budaya populer daerah.

Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis di Kupang, NTT, Rabu, mengatakan Pemkot Kupang terbuka terhadap berbagai kegiatan kreatif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya festival tersebut yang diinisiasi Kementerian UMKM.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis (kanan) dalam pertemuan bersama delegasi Kementerian UMKM dan mitra kreatif nasional membahas perencanaan Festival UMKM dan Festival Musik Koplo 2026. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Kupang

"Saat ini, Pemkot Kupang berfokus mengembangkan UMKM dan menghidupkan ruang-ruang publik melalui event dan festival. Berdasarkan pengalaman kami, konser dan festival musik terbukti mampu menggerakkan UMKM, sektor perhotelan, serta ekonomi kota secara keseluruhan," ujarnya saat pertemuan bersama delegasi Kementerian UMKM dan mitra kreatif nasional.

Ia menambahkan Kota Kupang telah sukses menyelenggarakan program Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak) yang memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah.

Oleh karena itu, ia menilai rencana Festival Musik Koplo Keliling (Kopling) sejalan dengan visi Pemkot Kupang dalam memperkuat ekonomi kreatif, memberdayakan pelaku UMKM, serta membuka ruang bagi musisi dan kreator lokal.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Do & Done Creative Partner Penni Octora selaku mitra kreatif nasional menyampaikan Festival Kopling yang telah resmi diluncurkan oleh Menteri UMKM RI bertujuan mengangkat potensi UMKM lokal sekaligus memperkenalkan kembali musik koplo sebagai bagian dari industri kreatif nasional.

"Festival Kopling dirancang dalam bentuk roadshow di 10 kota dan tiga negara. NTT, khususnya Kota Kupang, menjadi salah satu wilayah yang masuk radar kami. Kami ingin mengangkat UMKM daerah serta mengolaborasikan musik lokal NTT dengan musik koplo agar lebih dekat dan diterima generasi muda," ujar Penni.

Ia menjelaskan setiap penyelenggaraan festival melibatkan berbagai sponsor nasional seperti BRI, Pertamina, Grab, dan sejumlah BUMN lainnya, serta mengusung konsep festival terpadu yang menggabungkan konser musik, pameran UMKM, talkshow, hingga ruang kreatif anak muda. Penyelenggara juga memberikan fasilitas gratis pembuatan badan usaha (CV) bagi pelaku UMKM selama festival berlangsung.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas peluang kolaborasi lanjutan, termasuk dukungan venue, promosi daerah, pemberdayaan musisi lokal, hingga sinergi program CSR BUMN untuk kegiatan sosial, lingkungan, dan pemberdayaan nelayan serta petani.

Pertemuan juga mencapai kesepakatan awal untuk menindaklanjuti rencana kerja sama secara resmi melalui surat dan presentasi lanjutan, baik di tingkat Pemerintah Kota Kupang maupun Kementerian UMKM RI.

  • Festival Musik Koplo

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.