- Home
-
- Luar Negeri
-
- Derek Proyek Kereta Cepat ...
Derek Proyek Kereta Cepat Ambruk Timpa Kereta Penumpang, 22 Orang Tewas di Thailand
Rabu, 14 Jan 2026, 18:35 WIBJAKARTA - Sedikitnya 22 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah derek konstruksi runtuh dan menimpa kereta penumpang di Thailand, Rabu pagi. Insiden tragis itu menyebabkan rangkaian kereta keluar jalur dan sempat terbakar.
Kecelakaan terjadi di Provinsi Nakhon Ratchasima, wilayah timur laut Thailand, ketika kereta yang melaju dari Bangkok menuju Ubon Ratchathani melintas di area proyek pembangunan jalur kereta cepat. Sebuah derek besar yang tengah digunakan di lokasi tersebut tiba-tiba roboh dan menghantam kereta.
Rekaman video yang diverifikasi kantor berita AFP memperlihatkan bagian derek yang hancur tergeletak di atas pilar beton raksasa, sementara asap membubung dari badan kereta yang ringsek. Beberapa gerbong tampak miring akibat benturan keras.
Saksi mata bernama Mitr Intrpanya mengaku mendengar suara keras sebelum kecelakaan terjadi. âSeperti ada benda besar meluncur dari atas, lalu disusul dua ledakan. Saat saya mendekat, derek sudah menimpa kereta dengan tiga gerbong,â ujarnya. Ia menyebut logam derek menghantam bagian tengah gerbong kedua hingga terbelah.
Kepala kepolisian distrik setempat, Thatchapon Chinnawong, mengonfirmasi jumlah korban tewas mencapai 22 orang. Selain itu, sekitar 80 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka dengan sejumlah korban dalam kondisi kritis. âKami masih berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memastikan kondisi para korban,â katanya.
Operasi penyelamatan sempat dihentikan sementara akibat adanya kebocoran zat kimia di lokasi kecelakaan. Petugas darurat terlihat berusaha mengevakuasi penumpang dari dalam gerbong yang terguling, sementara api dan asap masih muncul dari puing-puing kereta.
Kementerian Transportasi Thailand menyatakan kereta tersebut mengangkut 195 penumpang saat kejadian. Menteri Transportasi Phiphat Ratchakitprakarn telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab kecelakaan, termasuk aspek keselamatan di lokasi proyek.
Lokasi insiden merupakan bagian dari proyek pembangunan jaringan kereta cepat senilai sekitar 5,4 miliar dolar AS yang didukung oleh China. Proyek ini dirancang untuk menghubungkan Bangkok dengan Kunming di China melalui Laos, dan menjadi bagian dari inisiatif infrastruktur besar âBelt and Roadâ.
Proyek jalur sepanjang 600 kilometer tersebut ditargetkan rampung pada 2028, dengan kereta buatan China yang mampu melaju hingga 250 kilometer per jam. Namun, kecelakaan ini kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja di Thailand, terutama di sektor konstruksi dan industri, yang kerap dikritik karena lemahnya penegakan standar keselamatan.
Pihak berwenang masih melakukan identifikasi korban serta pendalaman penyebab runtuhnya derek, sementara keluarga penumpang menunggu kabar di rumah sakit setempat.
- Kecelakaan
- Kereta
- Thailand
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan
Berita Terkait:
-
Layanan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Badui
-
Tragis Istri Tewas, Pasangan Lansia Jatuh ke Galian Gorong-gorong Depan Plasa Marina Surabaya
-
Harga Cabai Rawit Rp66.100/Kg, Telur Ayam Rp32.050/Kg pada Kamis Pagi
-
Format Baru Jazz Goes To Campus, "The City Series" di TIM Padukan Musik dan Edukasi
-
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Setelah 3 Tahun Dirawat di Rumah Sakit
-
Tailan Siap untuk Mediasi PBB Terkait Sengketa Maritim dengan Kamboja
-
Telan Korban Jiwa, Pemda Diminta Rapikan Kabel Menjuntai Bahayakan Pengguna Jalan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.