Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban Menyikapi Menjamurnya Tunawisma di Pusat Kota

Selasa, 13 Jan 2026, 17:45 WIB

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan operasi penertiban terhadap tunawisma yang kian marak di kawasan pusat kota, terutama saat lonjakan wisatawan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, usai melakukan evaluasi pengamanan libur Nataru di Balai Kota Bandung, Senin (12/1).

Ket. Foto: — Sumber: Humas Kota Bandung

Wali Kota Farhan mengungkapkan maraknya aktivitas tunawisma terungkap saat dirinya menerima keluhan langsung dari warga ketika melakukan patroli keamanan pada Sabtu (10/1) lalu. Warga mengeluhkan bau menyengat di sejumlah sudut kota yang belakangan diketahui berasal dari kotoran manusia.

“Tiba-tiba ada yang komplain ke saya, katanya baunya menyengat. Setelah saya patroli, ternyata di banyak pojok ditemukan kotoran manusia,” ujar Wali Kota Farhan.

Menurut dia, kondisi tersebut ditemukan di sejumlah titik strategis pusat kota, seperti kawasan Braga dan Taman Vanda. Bahkan, beberapa gedung kosong di sepanjang Jalan Asia Afrika turut disalahgunakan sebagai tempat buang hajat oleh oknum tertentu.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Farhan menyebutkan solusi yang akan ditempuh bukan sekadar menambah fasilitas toilet umum. Pemerintah Kota Bandung akan lebih dulu melakukan operasi penertiban terhadap tunawisma dan manusia gerobak yang beraktivitas di kawasan wisata dan pusat kota.

“Solusinya, yang pertama kita lakukan adalah operasi penertiban homeless dan manusia gerobak. Jumlahnya memang cukup banyak,” tegas dia.

Selain penertiban, Pemkot Bandung juga akan melakukan pembersihan menyeluruh di area-area yang selama ini kerap dijadikan lokasi buang hajat, termasuk gedung-gedung kosong dan sudut jalan di pusat kota.

Meski dihadapkan pada persoalan sosial dan kebersihan, Wali Kota Farhan menyebut libur Nataru tetap memberikan dampak positif bagi Kota Bandung. Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama masa liburan tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.

“Selama dua pekan liburan Nataru memang ada dampak yang mengerikan dari sisi kebersihan, tapi alhamdulillah PAD kita di atas target,” ungkap dia.

Capaian tersebut, lanjut Wali Kota Farhan, menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Bandung untuk mendukung penambahan kuota pembangunan infrastruktur ke depan, sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat.

“Kita punya modal untuk mengikuti penambahan kuota infrastruktur ke depan,” ungkap dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.