Kabar Gembira Buat Pekerja Sektor Transportasi. Ada Diskon Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja
Selasa, 13 Jan 2026, 13:40 WIBJAKARTA â Para pekerja sektor transportasi boleh bergembira karena pemerintah memberikan diskon 50 persen iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Pemerintah juga memberi diskon yang sama untuk Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) di sektor transportasi.
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indah Anggoro Putri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan para pekerja BPU di sektor ini meliputi pengemudi ojek online (ojol), ojek pangkalan (opang), sopir, hingga kurir paket/logistik.
âPekerja transportasi akan mendapatkan diskon 50 persen dari iuran yang seharusnya dibayarkan setiap bulan. Misalnya iuran sebesar Rp16.800/pekerja, menjadi sebesar Rp8.400/bulan,â kata Indah.
Lebih lanjut, ia mengatakan diskon iuran itu merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi tahun 2026 yang bertujuan memberi perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian, sekaligus menjaga kepesertaan JKKâJKM tetap berlanjut bagi pekerja transportasi yang sehari-hari bekerja di lapangan.
Indah menjelaskan sasaran diskon adalah pekerja BPU sektor transportasi, yakni pekerja yang bekerja mandiri dan tidak menerima gaji atau upah dari pemberi kerja.
Lebih jauh, ia mengatakan bahwa mereka yang berhak menerima diskon mencakup pengemudi dan kurir berbasis platform maupun tidak berbasis platform, baik yang sudah aktif menjadi peserta maupun yang baru mendaftar. âNamun, diskon ini tidak berlaku bagi peserta BPU yang iuran JKKâJKM-nya dibayarkan melalui APBN/APBD,â ujar Indah.
Adapun JKK sendiri merupakan perlindungan atas risiko kecelakaan atau penyakit akibat kerja yang meliputi manfaat perawatan, santunan dan tunjangan cacat bagi peserta yang mengalami cedera atau penyakit terkait pekerjaannya.
Sementara, JKM adalah manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris saat peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja, melainkan sebab alami atau kecelakaan lain yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. âDiskon iuran JKK dan JKM ini berlaku selama 15 bulan, mulai Januari 2026 hingga Maret 2027,â kata Indah. Diharapkan potongan iuran ini dapat membantu para pekerja sehingga makin semangat bekerja.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Polres Serang Banten Jadi Contoh dalam Program Serapan Jagung Pipil Kering Bulog
-
Kanker Paru Kini Mengintai Non-Perokok, Penyintas Desak Akses Diagnosis dan Obat Inovatif
-
Smart JKN Libatkan Generasi Muda, BPJS Kesehatan Dorong Pelajar Jadi Duta Literasi Jaminan Kesehatan
-
New START Berakhir, AS-Russia Rundingkan Kesepakatan Nuklir Baru
-
AS Menguji Rudal Balistik Antarbenua 'Minuteman III' Sejauh 6.758 Km
-
PM Takaichi: Jepang Selalu Terbuka untuk Dialog dengan Tiongkok
-
Bye-bye Atap Berkarat! Jambi Mulai Revolusi Rumah Subsidi Lewat Program Gentengisasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.