Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Pendidikan Kemkomdigi Upayakan Akses Internet Merata

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 17:49 WIB | Oleh:
Dukung Pendidikan Kemkomdigi Upayakan Akses Internet Merata Doc: ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menerima kunjungan perwakilan Johns Hopkins School of Advanced International Studies (SAIS) di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (12/1).

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memfokuskan upaya pemerataan akses internet guna mendukung penyelenggaraan pendidikan, menghadirkan kesempatan belajar setara bagi para pelajar di perkotaan sampai daerah terpencil.

"Di wilayah padat penduduk kualitas layanan relatif stabil, sementara di daerah terpencil penguatan infrastruktur terus dilakukan," kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta pada Selasa (13/1).

Ia menyampaikan bahwa sarana akses internet saat ini telah tersedia di sekitar 97 persen wilayah yang berpenduduk, tetapi kualitas layanannya masih beragam.

Oleh karena itu, pemerintah berupaya meningkatkan konektivitas dan kualitas akses internet di seluruh wilayah secara bertahap.

"Kecepatan internet rata-rata nasional berada di kisaran 45 Mbps, masih di bawah rata-rata Asia Tenggara," kata Nezar saat menerima perwakilan Johns Hopkins School of Advanced International Studies di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (12/1).

"Pemerintah menargetkan peningkatan hingga 100 Mbps dalam tiga tahun ke depan, termasuk perluasan jaringan generasi kelima yang saat ini masih di bawah 10 persen," ia menambahkan.

Ia menyampaikan bahwa pemerataan akses internet untuk pendidikan merupakan bagian dari upaya negara memenuhi hak belajar dan memperkecil kesenjangan digital.

Kementerian Komunikasi dan Digital mengupayakan para pelajar dapat mengakses platform-platform pembelajaran daring dengan baik.

"Dukungan ini menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan berbasis digital," kata Nezar. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.