Pemkab Sigi Akan Entaskan 6.048 Anak Tidak Sekolah di 2026 Lewat Jalur Nonformal

Minggu, 11 Jan 2026, 13:33 WIB

SIGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), segera menuntaskan 6.048 orang anak tidak sekolah di daerah tersebut pada tahun 2026.

"Jadi memang persoalan anak tidak sekolah ini di Kabupaten Sigi masih cukup tinggi di Sulawesi Tengah," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat ditemui awak media di Marawola Sigi, Minggu (11/1).

Ket. Foto: Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae — Sumber: antara foto

Ia mengemukakan pihaknya sudah melakukan verifikasi dan validasi kembali di lapangan sehingga jumlah anak tidak sekolah dari 6.048 anak itu berkurang menjadi 4.000 anak.

"Anak tidak sekolah di Kabupaten Sigi terbesar itu pada wilayah Sigi Biromaru dan Marawola disebabkan merupakan daerah perbatasan dengan Kota Palu," ucapnya.

Ia menuturkan agar penanganan anak tidak sekolah di daerah itu menjadi tugas seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pendidikan, Dukcapil, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas PMD.

"Pentingnya keterlibatan pemerintah kecamatan, desa hingga RT dan RW termasuk organisasi masyarakat dalam berkolaborasi meningkatkan mutu pendidikan anak di Kabupaten Sigi,"sebutnya.

Rizal menjelaskan salah satu faktor anak tidak sekolah disebabkan masalah ekonomi, psikologis seperti broken home, anak bekerja sebagai butuh tani, termasuk terjadinya kesalahan saat pendataan akibat sekolah ke luar daerah namun belum terlapor.

Menurut dia, sebagian anak tidak sekolah tersebut sudah menikah dan bekerja sehingga hak pendidikan itu tetap harus diberikan untuk mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

"Harapannya ke depan seluruh pihak bisa memetakan untuk penanganan anak tidak sekolah di Kabupaten Sigi seperti melalui jalur non formal yakni PKBM, Paket A, Paket B, hingga Paket C," kata dia.

Diketahui pemerintah daerah sudah menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis di Kabupaten Sigi sebanyak 2.306 paket untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Sebanyak 806 paket untuk jenjang SMP dan 1500 paket bantuan seragam gratis untuk jenjang SD selama tahun 2025.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Pos Polisi Lalu Lintas Margorejo Surabaya Diduga Dilempar Bom Molotov

Viral Kasus Perundungan di Blora! Korban Pilih Keputusan Mengejutkan, Berdamai dan Cabut Laporan

Kota Wina Digugat soal Tarif Toilet Umum Khusus Perempuan Tapi untuk Pria Gratis

Krisis Air Makin Parah! Warga Swiss Dilarang Cuci Mobil dan Siram Taman

Jakarta Diprediksi Berawan Seharian Minggu Ini, BMKG Catat Suhu Bisa Capai 34 Derajat

Drama 6 Gol! AC Milan Menang Telak 4-2 atas Manchester United

Resmi! Bek Sayap Timnas Inggris Djed Spence Tinggalkan Tottenham, Kini Berseragam Inter Milan

Meriah Banget Semarak HUT RI! Seribuan Siswa Aceh Barat Turun ke Jalan Ikuti Karnaval Kemerdekaan

Meski Hasil Kurang Memuaskan, Singapura Temukan Sisi Positif Lawan Yordania

Gempa Simalungun Bikin Warga Aceh Barat Waspada, BPBD Beri Kabar Terbaru

Dedi Mulyadi Gagas Lima Desa di Bekasi Ditata dengan Nuansa Sunda, Rumah Tradisional Bakal Dipertahankan

Erdogan Ajak Mesir Bergabung dengan Pakta Pertahanan Turki-Saudi-Pakistan

Keren Tak Cuma Atasi Kerusuhan, Mobil Water Canon Polres Kudus Kini Dipakai Salurkan Air Bersih

Kebakaran Hutan Mengamuk di Eropa, Cuaca Panas dan Kering Jadi Penyebabnya

Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam

Fantastis Lada Putih Babel Mendunia! Kementerian UMKM Lepas Ekspor 8,2 Ton ke Belanda

Korsel Buka Jalan Damai dengan Korut, Tekad Akhiri Konflik Makin Kuat

Mengagetkan! Koops TNI Habema Amankan Senjata Diduga Milik OPM di Ugimba

Gawat Gempa NTT Picu Ancaman Baru! Badan Geologi Ingatkan Bahaya Turutan Likuefaksi

Terobosan Baru Pemkab Bangka Tengah, UMKM Dipermudah Dapat Modal Usaha

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.