Fenomena Sinkhole: Tim Ahli ESDM Turun Langsung Minta Warga Berhenti Percaya Mitos
Jumat, 09 Jan 2026, 18:00 WIBJAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung untuk mengkaji fenomena tanah amblas atau sinkhole yang muncul di kawasan pertanian warga Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan penyebab kemunculan sinkhole serta memetakan potensi risiko lanjutan bagi keselamatan masyarakat sekitar.
Tim Badan Geologi akan melakukan kajian cepat selama dua hari dengan fokus pada pengambilan data lapangan dan pemeriksaan karakteristik tanah serta air. Kajian ini dinilai penting karena kondisi geologi di Limapuluh Kota berbeda dengan wilayah Jawa yang lebih sering mengalami fenomena serupa.
Perwakilan tim Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufik Wirabuana, mengatakan agenda utama mereka adalah mengumpulkan data ilmiah secara menyeluruh. Data tersebut akan digunakan untuk menjelaskan secara objektif fenomena sinkhole yang terjadi di wilayah tersebut.
"Agenda kami fokus pengambilan data dan pemeriksaan data terhadap fenomena sinkhole di sini," kata Taufik saat berada di Kabupaten Limapuluh Kota.
Ia menegaskan kajian ini bertujuan menjawab kekhawatiran warga sekaligus mencegah spekulasi yang tidak berdasar.
Sinkhole di kawasan pertanian Jorong Tepi dilaporkan muncul secara tiba-tiba pada 4 Januari 2026. Lubang amblesan tersebut memiliki diameter sekitar 20 meter dengan kedalaman diperkirakan mencapai 15 meter, sehingga memicu kepanikan warga sekitar.
Fenomena tersebut menarik perhatian masyarakat luas, bahkan memunculkan berbagai isu yang tidak memiliki dasar ilmiah. Salah satu yang beredar adalah klaim bahwa air dari lubang sinkhole dapat digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit.
Taufik mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi secara ilmiah. Ia menekankan bahwa klaim khasiat air dari sinkhole tidak memiliki dasar penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa mengambil air dari area sinkhole justru berpotensi membahayakan keselamatan.
Dari sisi legislatif daerah, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota M Fajar Rillah Vesky menyambut positif langkah cepat Badan Geologi. Menurutnya, kajian ilmiah sangat dibutuhkan sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh pemerintah daerah.
"Kajian dari Badan Geologi tentu akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan solutif," kata Fajar. Ia berharap hasil kajian tersebut dapat meminimalkan risiko bencana lanjutan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diminta meningkatkan edukasi kepada warga agar tidak mendekati lokasi sinkhole. Selain faktor keselamatan, pendekatan berbasis sains dinilai penting untuk meredam kepanikan dan mencegah penyebaran informasi keliru.
Hasil kajian Badan Geologi nantinya akan menjadi dasar rekomendasi teknis, termasuk kemungkinan penutupan area, relokasi sementara, atau langkah mitigasi lainnya. Pemerintah berharap penanganan berbasis data ini dapat mencegah dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
- Sumatera Barat
- Limapuluh Kota
- Kementerian ESDM
- Fenomena
- Badan Geologi
- Sinkhole
- Limapuluhkota, Sumatera Barat
- Tanah Amblas
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Bangka Tengah Perkuat Pengembangan Sentra Bawang Merah dan Cabai
-
Peternak Rakyat Blitar Raya Minta Perlindungan Pemerintah
-
Bulog Ngebut Salurkan Bantuan Pangan, Deadline Diperpanjang hingga Juni 2026 demi Target 100 Persen Tercapai
-
Pameran Keris Nasional di TMII
-
Ngeri! Pelatih Norwegia Bongkar Rahasia Haaland untuk Hancurkan Irak di Piala Dunia 2026
-
Kemenag Jambi Batasi Penggunaan Gawai di Madrasah demi Tingkatkan Fokus Belajar Siswa.
-
Produk Kriya Lokal Dibidik Naik Kelas, Dekranas Perluas Jangkauan Pasar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.