- Home
-
- Luar Negeri
-
- Astronot NASA di Stasiun L...
Astronot NASA di Stasiun Luar Angkasa Internasional akan Kembali ke Bumi Lebih Awal Karena Masalah Kesehatan
Jumat, 09 Jan 2026, 09:35 WIBWASHINGTON - Awak NASA di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) akan kembali ke Bumi dalam beberapa hari setelah seorang astronot mengalami masalah kesehatan, kata badan antariksa AS pada hari Kamis (8/1), evakuasi medis pertama dalam sejarah laboratorium orbital tersebut.
Para pejabat tidak memberikan rincian kejadian medis tersebut, namun mereka mengatakan awak yang tidak disebutkan namanya tersebut dalam kondisi stabil. Mereka mengatakan hal itu bukan akibat dari cedera apa pun di dalam pesawat atau dari operasi ISS.
Kepala petugas medis NASA, James Polk, mengatakan bahwa "risiko yang masih ada" dan "pertanyaan yang masih ada mengenai diagnosis tersebut" menyebabkan keputusan untuk kembali lebih awal. Para pejabat menegaskan bahwa itu bukan evakuasi darurat.
Keempat astronot dalam misi NASA-SpaceX Crew 11 -- anggota AS Mike Fincke dan Zena Cardman bersama dengan Kimiya Yui dari Jepang dan Oleg Platonov dari Russia -- akan kembali dalam beberapa hari mendatang ke salah satu lokasi pendaratan rutin.
Amit Kshatriya, seorang administrator asosiasi NASA, mengatakan ini adalah "pertama kalinya kami melakukan evakuasi medis terkontrol dari wahana tersebut. Jadi itu tidak biasa."
Ia mengatakan bahwa kru menerapkan "pelatihan onboarding" mereka untuk "mengelola situasi medis yang tidak terduga."
"Kemarin adalah contoh sempurna dari pelatihan tersebut. Setelah situasi di stasiun stabil, pertimbangan yang cermat membawa kami pada keputusan untuk mengembalikan Kru 11... sambil memastikan dampak operasional minimal terhadap pekerjaan yang sedang berlangsung di atas kapal."
Profesional Terlatih
Keempat astronot yang akan kembali telah menjalankan misi mereka sejak 1 Agustus. Perjalanan seperti itu umumnya berlangsung sekitar enam bulan, dan kru ini memang dijadwalkan untuk kembali dalam beberapa minggu mendatang.
Para pejabat mengindikasikan bahwa ada kemungkinan misi AS berikutnya dapat berangkat ke ISS lebih awal dari jadwal, tetapi tidak memberikan rincian spesifik.
Chris Williams, yang diluncurkan dalam misi Russia ke stasiun tersebut, akan tetap berada di atas kapal untuk mempertahankan kehadiran AS.
Warga Russia Sergey Kud-Sverchkov dan Sergei Mikaev juga berada di sana.
NASA sebelumnya mengatakan akan menunda perjalanan luar angkasa yang direncanakan pada hari Kamis karena masalah medis.
Astronot Fincke dan Cardman seharusnya melakukan perjalanan luar angkasa selama kurang lebih 6,5 jam untuk melakukan pekerjaan peningkatan daya.
ISS yang telah dihuni terus-menerus sejak tahun 2000, berfungsi sebagai tempat uji coba untuk penelitian yang mendukung eksplorasi ruang angkasa yang lebih dalam -- termasuk misi ke Mars di masa mendatang.
ISS dijadwalkan akan dinonaktifkan setelah tahun 2030, orbitnya secara bertahap diturunkan hingga hancur di atmosfer di atas bagian terpencil Samudra Pasifik yang disebut Point Nemo, sebuah kuburan pesawat ruang angkasa.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Produksi Minyak Negara-negara Teluk Anjlok 7 Juta Barel
-
Anggota DPR: Penerapan PJJ Perlu Dilakukan Selektif, Infrastruktur Digital di Daerah Masih Banyak Ketimpangan
-
Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp119.400/Kg, Daging Ayam Rp52.150/Kg
-
Kerja Sama RI–Korea: Internet Lebih Stabil, Data Kian Aman, Talenta AI Diperkuat
-
Awak Artemis II dalam Perjalanan Pulang
-
Kibarkan Merah Putih di Lebanon, Jejak Patriotik Laksdya TNI Hersan
-
Waspada! Peredaran Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu di Bogor, Polisi Bongkar Kasusnya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.