BPBD Banten Evakuasi Warga Padarincang Pascalongsor Gunung Kaupas
Rabu, 07 Jan 2026, 16:24 WIBSERANG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengevakuasi sementara warga Kampung Cibodas, Desa Kadubereum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, menyusul longsor di lereng Gunung Kaupas yang terjadi pada Selasa (6/1).
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Lutfi Mujahidin mengatakan hingga Rabu tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan harta benda akibat peristiwa tersebut.
âSampai saat ini tidak ada korban jiwa dan harta benda. Penyebabnya karena pergerakan alam,â kata Lutfi di Kota Serang, Rabu.
Meski demikian pihaknya bersama pemerintah daerah melakukan langkah pencegahan dengan mengungsikan warga yang bermukim di bawah lereng, terutama pada malam hari, untuk meminimalkan risiko longsor susulan.
âUntuk antisipasi, warga yang tinggal di bawah Bukit Kaupas, kalau malam hari diungsikan ke SD MI,â ujarnya.
Di Kampung Cibodas terdapat sekitar 504 warga. Sebagian mengungsi di sekolah dasar terdekat yang disiapkan sebagai lokasi pengungsian, sementara lainnya memilih tinggal sementara di rumah kerabat.
âTidak semuanya di lokasi pengungsian yang disiapkan, ada yang ngungsi ke tempat saudara,â kata Lutfi.
Menurut Lutfi, status pengungsian bersifat sementara dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi lereng di lapangan. âBelum ditentukan, lihat perkembangan,â ujarnya.
BPBD Banten juga melakukan pemantauan kawasan rawan longsor sebagai bagian dari upaya mitigasi. Saat ini terdapat 21 kecamatan di Provinsi Banten yang masuk kategori rawan longsor, masing-masing tersebar di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lebak.
Di Kabupaten Serang, wilayah rawan meliputi Kecamatan Anyer, Mancak, Cinangka, dan Padarincang. Di Kabupaten Pandeglang mencakup Kecamatan Carita, Jiput, Panimbang, Cigeulis, Cibaliung, Cimanggu, Cadasari, dan Mandalawangi.
Sementara di Kabupaten Lebak meliputi Kecamatan Bojongmanik, Cimarga, Leuwidamar, Lebak Gedong, Cigembong, Cibeber, Bayah, Cihara, serta Panggarangan.
Lutfi menambahkan BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan aparat setempat untuk memastikan keselamatan warga serta kesiapsiagaan jika terjadi pergerakan tanah lanjutan.
Longsor di lereng Gunung Kaupas terjadi pada Selasa (6/1) sekitar pukul 10.40 WIB dan sempat direkam warga hingga beredar luas di media sosial.
- Padarincang
- Tanah Longsor
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Percantik Kota di Malam Hari, Pemkab Barito Utara Tata Ulang Lampu Muara Teweh
-
Tanah Longsor di Dramaga sebabkan Satu Warga Meninggal
-
AS Terus Desak Isu Rudal Dibahas Saat Pembicaraan Baru dengan Iran di Jenewa
-
Perempuan di Dunia Digital: Kesempatan Sama untuk Semua
-
Antisipasi Kebakaran, BPBD Tangerang Imbau Warga Cek Instalasi Listrik secara Berkala
-
Wilayah Udara Qatar, Bahrain, dan Kuwait Ditutup, Apa yang Harus Dilakukan Pelancong yang Terjebak?
-
LG Dorong Edukasi Cuci Higienis di Musim Hujan Lewat Inovasi Mesin Cuci AI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.