Bengkulu Makin Gerah, Suhu Udara Tercatat Meningkat 0,5 Derajat Celcius

Rabu, 07 Jan 2026, 19:47 WIB

BENGKULU - Guru Besar Universitas Bengkulu (UNIB) Prof Ashar Muda Lubis menyebutkan Provinsi Bengkulu mencatatkan tren kenaikan suhu sebesar 0,5 derajat Celcius.

"Ternyata ada kenaikan suhu dari 1970-an sampai sekarang, trennya itu 0,5 derajat Celcius," kata Prof Bidang Fisika Kebumian, Ashar Muda Lubis di Bengkulu, Rabu (7/1).

Ket. Foto: Sejumlah pengunjung bermain di atas meriam peninggalan Inggris di dalam kawasan Benteng Marlborough, Kota Bengkulu. — Sumber: ANTARA/Muhammad Izfaldi

Dia mengatakan kondisi tersebut terjadi karena adanya perubahan terhadap daratan Provinsi Bengkulu, pertumbuhan penduduk dan berkurangnya kawasan hijau.

"Jauh sekali berubah, karena banyak buka perumahan dan kawasan yang hijau-hijau seperti ini sudah berkurang. Jadi, Bengkulu pasti akan lebih panas pada musim kemarau (dibandingkan dulu)," kata dia.

Menurut Ashar, kenaikan suhu 0,5 derajat memang terlihat kecil, namun tidak boleh diabaikan karena akan memberikan pengaruh besar pada situasi kehidupan.

"Bayangkan saja, kalau suhu naik banyak yang harus disesuaikan, adaptasi. Dengan kenaikan delta segitu dengan luas Bengkulu, tentu banyak yang harus disesuaikan baik kehidupan manusia maupun tanaman juga (pertanian)," kata Ashar.

Ashar mengatakan tidak bisa menyalahkan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan pemukiman terhadap tren kenaikan suhu tersebut.

Tetapi, kata dia, data tersebut berperan penting bagi daerah dalam menjaga agar luasan kawasan hijau daerah tetap bisa dipertahankan, tujuannya guna memastikan situasi daerah, baik dari perubahan iklim maupun risiko bencana.

Daerah penting memastikan agar seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun perusahaan hingga masyarakat agar tidak secara sembarangan melakukan tindakan yang menyebabkan kawasan hijau Bengkulu berkurang dengan cepat.

"Jangan pula disalahkan pembangunan, karena Bengkulu butuh pembangunan juga untuk perekonomian. Semestinya, di samping membangun kita juga harus gemar menanam pohon untuk memastikan kawasan hijau tetap terjaga," ujarnya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.