UMKM Jayawijaya Diperkuat, Kemendes PDT Fokuskan Pengembangan Produk Unggulan

Minggu, 04 Jan 2026, 17:15 WIB

Wamena - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI mendorong pengembangan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) unggulan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Pelaksana Operasional Perkantoran Direktorat Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI Irwanto dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu (4/1), mengatakan produk UMKM unggulan sangat berpotensi meningkatkan perekonomian di Kabupaten Jayawijaya sehingga perlu mendapatkan dukungan.

Ket. Foto: Pelaksana Operasional Perkantoran Direktorat Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI Irwanto diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. — Sumber: Antara

“Dari hasil identifikasi kami, masyarakat melakukan budi daya di sektor hulu saja, dan tidak mampu melaksanakan kegiatan pengembangan untuk meningkatkan nilai tambah di sektor hilir. Kami ingin mengembangkan potensi tersebut sehingga produk UMKM masyarakat Kabupaten Jayawijaya memperoleh nilai ekonomis,” katanya.

Menurut dia, selama ini pihaknya rutin memberikan bantuan berupa benih, pupuk dengan harapan masyarakat penerima manfaat dapat mengembangkannya hingga menjadi produk UMKM yang memiliki nilai ekonomis.

“Kami berharap bibit keladi yang diberikan dapat dirawat hingga menghasilkan keladi yang bagus. Tapi tidak sampai di situ, kami berharap keladi itu dapat diolah sedemikian rupa menjadi keripik sehingga menjaga kualitas harga keladi karena memiliki nilai tambah meski panen raya,” ujarnya.

Dia menjelaskan dalam kegiatan yang dilaksanakan saat ini, pihaknya mendorong masyarakat yang tergabung dalam kelompok UMKM dalam pengelolaan keladi dan kopi secara berkelanjutan.

“Khusus untuk kopi, dari hasil survei di lapangan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya sudah banyak memiliki produk kopi tetapi yang menjadi masalah adalah ketika dipasarkan tidak memiliki izin legalitas untuk pemasaran seperti IRT, BPOM,” katanya.

Dia menambahkan dengan masalah yang dihadapi di lapangan maka pihaknya akan berupaya memfasilitasi dan membantu pelaku UMKM kopi untuk memiliki izin pemasaran seperti sertifikat industri rumah tangga atau IRT dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Program Tekad dari Kemendes PDT yang dijalankan di Kabupaten Jayawijaya sejak tahun 2021, dimana dua tahun awal lebih kepada pemetaan produk, pemetaan kelompok masyarakat, apa yang sudah dilakukan selama ini. Dan tahun 2023-2024 ada kegiatan yang namanya bantuan sarana prasarana untuk membantu kelompok binaan tersebut,” ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.