Intelijen Ukraina Rilis Video Eliminasi Komandan Korps Sukarelawan Russia dengan Drone

Minggu, 04 Jan 2026, 00:40 WIB

KYIV - Badan Intelijen Pertahanan Ukraina pada Jumat (2/1) merilis sebuah video yang menunjukkan operasi eliminasi komandan Korps Sukarelawan Rusia Denis WhiteRex Kapustin menggunakan drone FPV.

Dari Militarnyi, rincian operasi tersebut diungkapkan oleh layanan pers Intelijen Pertahanan Ukraina di media sosial.

Ket. Foto: Rekaman tersebut menunjukkan drone pertama menyerang kendaraan saat seorang pria hendak masuk ke dalamnya. Kamera drone kedua kemudian menangkap gambar minibus yang sudah dilalap api. — Sumber: Istimewa

Operasi khusus multi-tahap ini dilakukan untuk melindungi nyawa komandan dan untuk mengungkap jaringan agen musuh.

Untuk mendukung cerita sampul tersebut, sebuah rekaman video dibuat yang menunjukkan pengoperasian dua drone serang: drone FPV pertama terbang ke arah minibus yang membawa Kapustin, sementara yang kedua merekam 'akibat serangan' – sebuah kendaraan yang terbakar.

Rekaman tersebut menunjukkan drone pertama menyerang kendaraan saat seorang pria hendak masuk ke dalamnya. Kamera drone kedua kemudian menangkap gambar minibus yang sudah dilalap api.

Menurut para pejabat intelijen, dalang kejahatan di dalam dinas khusus Russia mempercayai video yang diberikan.

Pihak Russia juga membayar setengah juta dolar untuk 'pekerjaan' yang telah selesai. Badan Intelijen Pertahanan Ukraina mencatat bahwa dana ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan tempur pasukan khusus mereka.

Pada tanggal 1 Januari, kepala Intelijen Pertahanan Ukraina, Kyrylo Budanov, melaporkan bahwa pembunuhan Kapustin telah direkayasa atas perintah dinas rahasia Rusia.

Kabar tentang dugaan 'kematian' komandan Korps Sukarelawan Russia muncul pada 27 Desember 2025, di sektor Zaporizhzhia saat ia dilaporkan sedang menjalankan misi tempur.

Sebagai pengingat, Korps Sukarelawan Russia dibentuk pada tahun 2022 dari warga Rusia yang ingin berjuang di pihak Ukraina. Pada bulan November tahun yang sama, 'Dewan Sipil,' yang terdiri dari tokoh masyarakat dari sembilan wilayah Russia, mengumumkan dimulainya seleksi sukarelawan untuk unit-unit nasional dalam Angkatan Bersenjata Ukraina, termasuk Korps Sukarelawan Russia.

Seleksi untuk unit ini dilakukan, khususnya, di antara tentara Russia yang ditawan, serta emigran etnis Russia yang tinggal di Ukraina atau negara lain yang secara sukarela datang ke Ukraina dengan tujuan bergabung dengan Korps Sukarelawan Russia.

Sejak didirikan, para prajurit Korps Sukarelawan Rusia telah mengambil bagian dalam operasi tempur di medan perang paling aktif, termasuk melakukan serangan ke wilayah perbatasan Russia sendiri pada tahun 2023 dan 2024 , bersama dengan Legiun Kebebasan Russia .

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.