Pasar di Aceh Tamiang Mulai Berdenyut Kembali

Sabtu, 03 Jan 2026, 22:25 WIB

Jakarta - Aktivitas di Pasar Sabtu Tualang Cut, Aceh Tamiang, Aceh, mulai ramai kembali dengan geliat ekonomi dengan penampakan masyarakat berbondong-bondong ke pasar untuk membeli bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Dari pantauan di lokasi pada Sabtu, pasar dipadati pedagang dan pembeli. Di bawah tenda maupun payung besar, para pedagang tampak sibuk melayani pembeli.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Usaha lebih baik di balik musibah ini semua. Ekonomi mulai bergerak lagi. Jangan menyerah saja lah kita, hidup kan harus berjalan,” kata seorang pedagang.

Salah satu kesibukan aktivitas itu tampak pada lapak durian yang hanya dinaungi payung warna-warni. Para pembeli antusias memilih durian yang akan mereka beli.

Di toko emas pun, sejumlah ibu tengah serius memperhatikan perhiasan yang dijajakan. Di kios cabai yang berjualan di bawah tenda panjang, para pembeli pun tampak memasukkan cabai-cabai ke dalam kantong plastik.

Aceh Tamiang menjadi salah satu prioritas utama pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai dampak bencana di Aceh Tamiang termasuk yang paling parah dibandingkan daerah terdampak lainnya.

"Dari semua daerah terdampak, yang paling berat betul adalah Aceh Tamiang," kata Tito di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Presiden Prabowo Subianto juga telah bertolak ke Aceh Tamiang dan menerima laporan bahwa sanitasi air bersih sangat diperlukan. Kemudian, fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas yang sebelumnya terdampak akibat bencana, belum bisa beroperasi secara ideal.

  • Pasar Aceh Tamiang

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Gempa M4,8 Guncang Perairan 84 Km Timur Laut Ruteng Manggarai NTT.

Rumah Adat di Kawasan Wisata Sade Lombok Terbakar.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.