MRT Jakarta Tanam 7.000 Mangrove di Kepulauan Seribu, Serap Karbon dan Dongkrak Ekonomi Pesisir

Jumat, 02 Jan 2026, 16:10 WIB

JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program penanaman mangrove yang dijalankan secara konsisten. Inisiatif ini menjadi bagian dari kampanye keberlanjutan bertajuk #PastiBisaLestari yang melibatkan kolaborasi lintas pihak.

Pada 2025, PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama LindungiHutan dan masyarakat pesisir Kepulauan Seribu melakukan penanaman 7.000 pohon mangrove jenis rhizophora di Pulau Pari. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi wujud nyata keberlanjutan program yang tidak bersifat seremonial.

Ket. Foto: Masyarakat Pulau Pari saat menanam pohon bakau. — Sumber: MRT Jakarta

Penanaman mangrove tersebut memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan, terutama dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Melalui kampanye #PastiBisaLestari, penanaman ini berkontribusi pada penyerapan karbon hingga 255,05 kilogram CO2 ekuivalen.

Jumlah penyerapan karbon tersebut setara dengan emisi yang dihasilkan dari perjalanan sekitar 21 mobil berbahan bakar bensin dengan jarak tempuh kurang lebih 350 kilometer. Capaian ini menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

Tak hanya berdampak pada aspek ekologis, program penanaman mangrove ini juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir. Data menunjukkan adanya peningkatan pendapatan petani lokal hingga 23 persen sejak keterlibatan mereka dalam program tersebut.

Peningkatan pendapatan ini berasal dari keterlibatan langsung masyarakat dalam proses pembibitan, penanaman, hingga perawatan mangrove. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjaga ekosistem pesisir tetapi juga memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Mangrove dikenal memiliki peran penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi dan dampak perubahan iklim. Selain itu, ekosistem mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.

Melalui pendekatan kolaboratif bersama LindungiHutan, PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan program ini berjalan dengan prinsip partisipatif dan berbasis komunitas. Keterlibatan masyarakat setempat menjadi kunci agar upaya pelestarian lingkungan dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Sebagai penyedia layanan transportasi publik modern, PT MRT Jakarta (Perseroda) juga terus mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Salah satu caranya adalah dengan mengajak publik beralih menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.

Penggunaan transportasi publik dinilai efektif dalam menekan emisi gas rumah kaca yang berasal dari kendaraan pribadi. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung pengurangan polusi udara dan menciptakan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan.

Kampanye #PastiBisaLestari menjadi pengingat bahwa peran sektor transportasi tidak hanya sebatas menyediakan layanan mobilitas. Lebih dari itu, sektor ini juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan pesisir.

Kolaborasi antara PT MRT Jakarta (Perseroda), LindungiHutan, dan masyarakat Kepulauan Seribu diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lain. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan tanpa saling meniadakan.

Melalui penanaman mangrove dan kampanye keberlanjutan yang berkelanjutan, PT MRT Jakarta (Perseroda) menegaskan posisinya sebagai perusahaan transportasi publik yang peduli lingkungan. Upaya ini sekaligus memperkuat pesan bahwa keberlanjutan adalah investasi jangka panjang bagi kota dan generasi mendatang.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.