Mendunia! Pariwisata Gorontalo Utara Berhasil Menarik Minat Wisatawan Asing

Jumat, 31 Jul 2026, 15:30 WIB

GORONTALO – Pariwisata pesisir di Kabupaten Gorontalo Utara ternyata sudah punya tempat di hati wisatawan mancanegara.

Keindahan pantai, laut yang masih alami, hingga wisata hiu paus menjadi daya tarik yang membuat kawasan ini dikenal hingga ke luar negeri.

Ket. Foto: Dua orang wisatawan asal Perancis datang melakukan famili trip holiday dan mengunjungi pulau-pulau di Gorontalo Utara, di antaranya Pulau Lampu, pada Jumat (31/7/2026). — Sumber: ANTARA/ Susanti Sako

Tantangannya sekarang bukan lagi sekadar menarik wisatawan datang, tetapi memastikan pengelolaan destinasi tetap berkualitas agar kunjungan terus meningkat dan manfaat ekonominya semakin dirasakan masyarakat setempat.

"Meskipun kunjungan wisata ke daerah ini tidak masif, namun intensitas kunjungan wisatawan cukup tinggi, termasuk wisatawan manca negara," kata penggiat pariwisata Gorontalo Yasin Ali di Gorontalo Utara, Jumat (31/7).

Ia mengatakan hari ini mendampingi dua orang turis asal Perancis yang melakukan famili trip holiday ke daerah ini, karena penasaran ingin melihat langsung keindahan pulau-pulau cantik yang dimiliki.

"Turis asal Perancis ini mengaku sengaja datang ke kabupaten ini karena ingin ke pulau-pulau pasir putih yang indah. Mereka mengaku melihat unggahan warga Perancis lainnya, yang juga pernah datang berwisata pada Februari 2026 lalu," kata Yasin.

Artinya, wilayah pesisir ini memiliki pasar yang baik di sektor pariwisata dunia.

Bayangkan kata Yasin, wisatawan manca negara mau tertarik datang hanya karena melihat unggahan wisatawan lain, yang sebelumnya menikmati kunjungan wisata ke daerah ini.

"Hari ini saya mendampingi mereka mengunjungi tiga pulau yaitu Pulau Mohinggito, Pulau Lampu dan Pulau Bugisa. Sebenarnya kami akan ke Pulau Huha, namun tantangannya adalah cuaca ekstrem karena berangin kencang dan gelombang tinggi, sehingga tidak memungkinkan ke pulau itu," katanya.

Ia mengatakan selaku praktisi pariwisata, memberikan masukan kepada pemerintah daerah setempat, untuk mulai menindaklanjuti aspirasi-aspirasi di lapangan, dalam upaya meningkatkan minat kunjungan dan menjadikan pariwisata sebagai sumber penerimaan unggulan bagi daerah.

Pembangunan infrastruktur transportasi sangat penting, hunian memadai agar wisatawan bisa lama tinggal, serta atraksi maupun menghidupkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki hubungan erat, agar semakin lama wisatawan tinggal, mereka akan semakin banyak belanja.

Tentu hal tersebut menjadi sumber penerimaan dan berdampak ekonomi bagi masyarakat, serta mempercepat daerah ini menjadi destinasi unggulan di Indonesia dan dunia

"Kondisi ini perlu dikreasikan dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah di sektor pariwisata," kata Yasin.

Ia optimistis kekayaan alam yang dimiliki, serta kreatifitas dalam mengelola dengan baik, akan berdampak signifikan bagi daerah.

"Pemerintah daerah pun diharapkan segera mengatur regulasi pendukung agar dapat dengan mudah mengatur harga-harga di seluruh destinasi wisata yang dimiliki, sehingga dapat menguntungkan masyarakat, pelaku usaha dan sumber penerimaan bagi daerah," katanya.

Wisatawan asal Perancis tersebut kata Yasin, menyatakan kekaguman mereka pada keindahan Pulau Lampu, sebab pantainya jernih, pasir putihnya halus dan putih bersih, juga pulau sangat nyaman dikunjungi.

Mereka mengaku bersyukur bisa menikmati keindahan pulau-pulau yang ada di daerah ini.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.