Mantap! Lima Komoditas Dominan Perikanan Kaltim Tembus Pasar Global
Jumat, 31 Jul 2026, 16:16 WIBSAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur mencatat lima komoditas unggulan perikanan daerah menembus pasar global dengan total volume ekspor mencapai 1.446 ton pada semester I tahun 2026.
"Lima komoditas utama yang mendominasi pengiriman ke luar negeri meliputi udang windu, udang pink, kerapu segar, bawal putih segar, dan udang putih," kata Kabid Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan DKP Kaltim Irma Listiawati di Samarinda, Jumat.
Secara keseluruhan capaian ekspor hasil laut tersebut menyumbangkan perolehan devisa senilai Rp192,9 miliar bagi daerah. Komoditas udang windu menempati posisi puncak penyumbang ekspor terbesar dengan volume pengiriman menembus angka 863,9 ton selama enam bulan pertama dan nilai devisa yang diraih mencapai Rp192,9 miliar.
"Tingginya serapan udang windu dan udang pink beku di negara tujuan membuktikan kualitas produk pembudidaya tambak kita memiliki daya saing unggul," tuturnya.
Pengiriman udang pink beku menempati urutan kedua dengan volume ekspor sebanyak 268,7 ton yang menghasilkan nilai Rp35,6 miliar.
Sektor perikanan tangkap turut memberikan kontribusi positif melalui pengiriman ikan kerapu segar sebanyak 104,4 ton bernilai Rp8,4 miliar.
"Keberhasilan produk ikan segar ini bertahan lama di pasar mancanegara merupakan hasil dari konsistensi penerapan standar rantai dingin yang sangat ketat," ujar Irma.
Komoditas tangkapan laut lainnya adalah ikan bawal putih segar yang menyumbangkan devisa Rp8,9 miliar dari ekspor 77,9 ton.
Penjualan udang putih melengkapi daftar lima besar tersebut dengan volume pengiriman sebesar 42 ton senilai Rp7,2 miliar.
"Pasar konsumen utama yang terus menerus menyerap produk perikanan kita secara rutin mencakup dua belas negara, antara lain Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, dan Taiwan," jelasnya.
Pemerintah daerah terus memberikan fasilitas serta pendampingan sertifikasi mutu ekspor guna memastikan seluruh produk memenuhi standar internasional.
Kelancaran arus perdagangan lintas negara sektor perikanan ini diyakini akan memberikan dampak positif yang langsung dirasakan bagi kelangsungan usaha masyarakat.
"Harapan kami adalah lonjakan kinerja ekspor dari lima komoditas unggulan ini mampu mengangkat kesejahteraan ekonomi nelayan serta pembudidaya lokal," ucap Irma. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Polda Metro Jaya Tangkap 4 Pelaku Begal yang Viral di Medsos
-
Pantai Jikumerasa Menjadi Sasaran TNI AL Bersih-bersih Rayakan Hari Lingkungan Hidup
-
GIAMM: Tembus 100 Negara & USD 7 Miliar! Industri Komponen Otomotif RI Makin Kokoh di Rantai Pasok Global
-
Nekat Panjat dan Masuk Kandang Punch si Monyet Viral, Dua Warga AS Didenda Segini!
-
Lokasi Aksi Unjuk Rasa Hari Ini dan Rute Alternatif untuk Pengguna Jalan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.