Indonesia Tuan Rumah Sembilan Turnamen Bulu Tangkis Internasional di Tahun 2026
Jumat, 02 Jan 2026, 10:20 WIBJAKARTAâSepanjang tahun 2026, Indonesia dijadwalkan menggelar sembilan turnamen internasional di bawah Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), mulai dari level elite hingga pembinaan usia muda.
Berdasarkan laman resmi BWF, rangkaian turnamen internasional di Indonesia akan dibuka melalui Indonesia Masters 2026 berstatus Super 500 pada tanggal 20â25 Januari. Turnamen ini menjadi salah satu ajang pembuka musim dan secara rutin diikuti para pemain papan atas dunia.
Agenda prestisius berlanjut pada tanggal 2â7 Juni 2026 dengan penyelenggaraan Indonesia Open Super 1000. Turnamen ini merupakan level tertinggi dalam rangkaian BWF World Tour sekaligus salah satu yang paling bergengsi di dunia bulu tangkis, dengan daya tarik besar bagi atlet elite dunia.
Di sektor pembinaan, Indonesia akan menggelar Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix pada tanggal 7â12 Juli 2026. Ajang ini menjadi panggung penting bagi pebulu tangkis junior lintas negara untuk menimba pengalaman internasional dan mengumpulkan poin peringkat dunia.
Memasuki paruh kedua tahun 2026, Indonesia kembali mengggelar turnamen level menengah. Indonesia International Challenge I dijadwalkan berlangsung pada tanggal 25â30 Agustus 2026, disusul Indonesia Super 100 I pada tanggal 1â6 September 2026.
Kepercayaan besar kembali diberikan kepada Indonesia dengan penunjukan sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026. Turnamen Grade 1 tersebut akan digelar pada bulan Oktober, dengan sektor beregu berlangsung 5â10 Oktober dan sektor perseorangan pada 12â18 Oktober. Kejuaraan ini merupakan kompetisi paling bergengsi di level junior dunia.
Rangkaian turnamen internasional di Tanah Air akan ditutup dengan Indonesia Super 100 II pada tanggal 20â25 Oktober 2026 serta Indonesia International Challenge II pada tanggal 17â22 November 2026.
Sementara itu, kabar terbaru datang dari tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, yang dipastikan mundur dari Malaysia Open 2026 akibat kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih. Turnamen Super 1000 tersebut akan berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada tanggal 6â11 Januari 2026.
Tanpa Gregoria, Indonesia tetap mengirimkan sembilan wakil dan berpartisipasi di seluruh lima nomor. Di tunggal putra, Jonatan Christie dan Alwi Farhan diharapkan mampu memanfaatkan absennya dua unggulan teratas, Viktor Axelsen dan Li Shi Feng. Tunggal putri bertumpu pada Putri Kusuma Wardani sebagai satu-satunya wakil.
Sektor ganda putra menurunkan tiga pasangan: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Ganda putri diwakili Febriana Dwi Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, sedangkan ganda campuran mengandalkan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kolaborasi BI dan OJK Hadirkan Pusat Inovasi Digital Indonesia
-
Indonesia Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Kompolnas: Penanganan Narkoba Harus Sentuh Pencucian Uang, Bukan Sekadar Pemaka
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Kesiapan Prajurit Yonif TP 875 di Dompu
-
Indonesia Tempati Status Unggulan di Thomas Cup 2026
-
Kepulauan Seribu Panen Turis
-
Bupati Bandung: Butuh Aksi Nyata yang Berkelanjutan Hadapi Perubahan Iklim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.