Campaka Punya Kawasan Peternakan, Cianjur Perkuat Pangan Lokal

Jumat, 02 Jan 2026, 22:30 WIB

CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai mengoperasikan kawasan peternakan di Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, dengan melibatkan warga sekitar sebagai pekerja sekaligus pengelola.

Model ini tak hanya memanfaatkan aset ternak yang sudah ada—seperti 25 ekor sapi dan 750 ayam—tetapi juga membuka peluang ekonomi langsung bagi masyarakat desa.

Ket. Foto: Pemkab Cianjur, Jabar, menyiapkan puluhan ekor sapi yang akan mengisi kandang di kawasan peterankan di Kecamatan Campaka, dimana pengelolaan melibatkan masyarakat. — Sumber: ANTARA/ Ahmad Fikri.

Dengan pendekatan partisipatif, kawasan peternakan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Cianjur M Agung di Cianjur, Jumat (2/1), mengatakan pembangunan sudah selesai 100 persen tepat waktu di akhir tahun 2025 dan sudah dapat beroperasi di awal tahun 2026.

“Pembangunan kawasan peternakan sudah tuntas 100 persen meliputi fisik mulai dari pos jaga, gudang pakan, kandang sapi perah dan kandang ayam buras atau kampung, listrik dan sumber air,” katanya.

Dia menjelaskan, puluhan orang tenaga kerja yang merupakan warga sekitar sudah disiapkan untuk mengelola peternakan, sarana dan prasarana penunjang serta puluhan ekor sapi dan ratusan ekor ayam yang sudah dalam perjalanan untuk mengisi kandang.

Pihaknya juga sudah menyiapkan tenaga dokter hewan dari DPKHP Cianjur yang akan mendampingi dan mengawasi kegiatan di kawasan peternakan yang dibangun dengan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) Cianjur 2025 sebesar Rp2,8 miliar.

“Petugas kesehatan hewan sudah siap bertugas termasuk memberikan pendampingan bagi warga sebagai pekerja di kawasan peternakan, dengan harapan ketahanan pangan bidang peternakan terus meningkat dan berkembang," katanya.

Dia menuturkan, Pemkab Cianjur menargetkan kawasan peternakan di Kecamatan Campaka dapat memenuhi kebutuhan daging di sejumlah pasar di Cianjur serta pemenuhan gizi anak dan ibu hamil karena tingkat kebutuhan daging di Cianjur setiap bulannya cukup tinggi.

Selain untuk memenuhi kebutuhan daging sekaligus gizi masyarakat, keberadaan kawasan peternakan di Cianjur dapat menjaga kestabilan harga, terutama pada saat tertentu termasuk pada hari raya dimana harga daging melambung.

"Keberadaan kawasan peternakan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lokal pada waktu tertentu sehingga harga daging tetap terjangkau, termasuk keberadaan kawasan peternakan sebagai penunjang kebutuhan daging dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)," katanya.

  • peternakan

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.