Rawan Tanjakan Curam, Polres Magetan Siapkan Tim Pengganjal Ban di Jalur Sarangan

Selasa, 30 Des 2025, 00:00 WIB

MAGETAN - Kepolisian Resor Magetan menyiagakan tim "Drogban" yakni tim dorong ganjal ban untuk membantu kendaraan yang mengalami kesulitan tanjakan dan mencegah kecelakaan di sepanjang rute wisata Sarangan hingga Cemoro Sewu, Magetan selama libur akhir tahun 2025.

"Selain pengamanan jalur dan lokasi wisata, kami juga menerjunkan tim Drogban yaitu tim dorong ganjal ban untuk membantu kendaraan yang mengalami kesulitan di tanjakan sepanjang rute Sarangan hingga Cemoro Sewu. Harapannya kendaraan bisa melaju lancar dan mencegah kecelakaan, utamanya di tanjakan tajam," ujar Kepala Satuan Samapta Polres Magetan AKP Agus Wibowo di Magetan, Senin (29/12).

Ket. Foto: Jalan Raya Sarangan-Tawangmangu yang merupakan jalur alternatif penghubung Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah di lereng Gunung Lawu diketahui memiliki banyak tanjakan curam dan licin saat hujan. — Sumber: Istimewa

Dikutip dari Antara, menurutnya tim Drogban disiagakan dari Satuan Samapta Polres Magetan sebagai bagian dari Operasi Lilin Semeru 2025. Setiap hari, disediakan sekitar 15 personel yang siaga di jalur tanjakan sulit yang rawan kendaraan tergelincir bahkan mundur.

"Setiap hari ada sebanyak 15 personel yang disiagakan. Tim ini bertugas selama liburan akhir tahun, yakni dari tanggal 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026," katanya.

Ia menjelaskan Jalan Raya Sarangan-Tawangmangu yang merupakan jalur alternatif penghubung Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah di lereng Gunung Lawu diketahui memiliki banyak tanjakan curam dan licin saat hujan.

Kondisi tersebut rawan terjadi kendaraan gagal menanjak hingga terperosok ke dalam jurang. Utamanya saat jalur lalu lintas padat di saat liburan Natal dan perayaan tahun baru. Sebab, jalur tersebut dipilih pengunjung untuk berwisata libur akhir tahun.

Pihaknya menambahkan kebanyakan kejadian kesulitan menanjak tersebut disebabkan karena kondisi kendaraan dan pengemudi yang belum memahami karakter jalan di kawasan lereng Gunung Lawu yang berkelok, menanjak, dan menikung tajam.

"Banyak pengendara yang kaget dengan karakter jalan di Magetan. Ada yang lupa mematikan AC, ada yang salah memilih gigi. Kendaraan matic justru paling sering tidak kuat naik. Kalau manual umumnya lancar," kata Agus.

Pihaknya mengingatkan kepada masyarakat yang hendak melintas atau berlibur ke Sarangan maupun Tawangmangu untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Jangan lupa periksa rem, ban, dan bahan bakar, karena jalur yang dilalui cukup menantang.

Pengemudi dan wisatawan juga diminta berhati-hati terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, utamanya di kawasan lereng Gunung Lawu yang rawan longsor saat hujan.

Polres Magetan telah menyiagakan ratusan personel untuk memastikan pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Petugas disiagakan di titik-titik rawan baik kemacetan maupun kecelakaan, seperti di wilayah Maospati berbatasan dengan Kabupaten Ngawi dan sepanjang jalur wisata dari pertigaan Sidorejo hingga Cemoro Sewu guna mengatur arus lalu lintas dan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.