• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Film “Avatar: Fire and A...

Film “Avatar: Fire and Ash” Pimpin Box Office Natal

Minggu, 28 Des 2025, 14:00 WIB

LOS ANGELES - Perayaan Natal memberikan dorongan positif bagi industri perfilman, dengan bioskop kembali dipadati penonton selama musim liburan. Sejumlah film besar mencatatkan pendapatan signifikan, dipimpin oleh Avatar: Fire and Ash karya James Cameron, dilansir dari Variety, Sabtu (27/12).

Film ketiga dari waralaba Avatar tersebut meraih pendapatan sebesar US$24 juta (Rp402,5 miliar) pada Hari Natal. Pendapatan tersebut menempatkannya di posisi teratas box office.

Ket. Foto: — Sumber: IMDb

Pencapaian ini memperkuat peluang film tersebut untuk bertahan kuat hingga akhir tahun dan mengejar pendapatan miliaran dolar seperti film-film pendahulunya. Pekan lalu, Avatar: Fire and Ash dibuka dengan US$88 juta (Rp1,4 triliun).

Film tersebut diproyeksikan menghasilkan US$75 juta (Rp1,2 triliun) hingga US$80 juta (Rp1,3 triliun) selama akhir pekan libur Natal. Film ini memiliki biaya produksi besar yang mencapai US$350 juta (Rp5,8 triliun) serta anggaran promosi sekitar US$150 juta (Rp2,5 triliun).

Film ini telah mengumpulkan US$153 juta (Rp2,5 triliun) di pasar domestik dan US$544 juta (Rp9,1 triliun) secara global.

Film Avatar: Fire and Ash melanjutkan kisah Jake Sully dan Neytiri yang kini menghadapi ancaman baru di Pandora setelah konflik besar sebelumnya. Kali ini, bahaya tidak hanya datang dari manusia, tetapi juga dari perpecahan internal di antara klan Na’vi sendiri. Kehadiran klan api yang keras dan agresif, dikenal sebagai Ash People, memicu ketegangan baru yang mengancam keseimbangan alam Pandora.

Jake dan keluarganya terpaksa menjelajahi wilayah Pandora yang lebih ekstrem. Wilayah tersebut dipenuhi lanskap vulkanik dan lingkungan berbahaya, untuk memahami sumber konflik tersebut.

Neytiri berjuang menghadapi trauma masa lalu, sementara anak-anak mereka mempertanyakan identitas dan peran di tengah perang yang semakin kompleks. Di sisi lain, manusia kembali mencoba memanfaatkan konflik antarklan demi kepentingan mereka sendiri.

Ketika api kemarahan dan abu kehancuran menyebar, Jake harus memilih antara mempertahankan keluarganya atau mempersatukan Pandora yang terpecah.

Film ini sendiri menghadirkan tema tentang kehilangan, balas dendam, dan konsekuensi dari kekerasan. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.