Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aliran Dana Lancar, Serapan TKD Sulsel Sudah Mendekati Garis Akhir

📅 Minggu, 28 Des 2025, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aliran Dana Lancar, Serapan TKD Sulsel Sudah Mendekati Garis Akhir Doc: ANTARA/ HO-Unhas
Ket. Penampakan drone penyebar benih padi karya mahasiswa dan dosen FT Unhas dipertunjukkan saat acara peluncuran di Unhas Tamalanrea, Makassar.

MAKASSAR – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Sulawesi Selatan, Supendi, menyampaikan kabar yang cukup menggembirakan.

Hingga November 2025, realisasi dana transfer ke daerah (TKD) di Sulsel telah menembus Rp29,3 triliun dari total pagu anggaran Rp31,6 triliun.

Angka ini menunjukkan aliran dana ke daerah berjalan relatif lancar, mendekati garis finis anggaran tahunan.

Dengan sisa pagu yang tak terlalu jauh, Supendi menilai kinerja penyaluran TKD di Sulawesi Selatan tetap on track, menjadi penopang penting bagi pembiayaan layanan publik dan roda pembangunan daerah hingga akhir tahun.

"Untuk transfer dana pusat ke daerah sudah sekitar 92,61 persen dari pagu anggaran Rp31,6 triliun," ujar Supendi di Makassar, Sulsel, Sabtu (27/12).

Supendi menjelaskan serapan belanja TKD ini terutama dipengaruhi oleh penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) yang sudah terealisasi sebesar Rp19,9 triliun dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang berkontribusi signifikan dengan realisasi mencapai Rp6,5 triliun.

Sementara itu, penyaluran Dana Desa hingga saat ini telah mencapai Rp1,8 triliun, kemudian Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp858,2 miliar, serta Dana Insentif Fiskal yang sudah tersalurkan sebesar Rp253,6 miliar.

Supendi menuturkan belanja transfer ke daerah tersebut diarahkan untuk mendukung berbagai program pembangunan di Sulawesi Selatan, baik di sektor pariwisata, pendidikan, maupun infrastruktur.

Misalnya, untuk pembangunan Perpustakaan Manurung di Kabupaten Luwu Timur yang menggunakan Dana Desa, pembangunan puskesmas Doi-Doi di Kabupaten Barru, rehabilitasi ruang kelas di TK Pekkabata, Kabupaten Pinrang dan rekonstruksi jalan samping Dolog, di Kota Parepare yang menggunakan DAK Fisik.

Supendi menekankan bahwa pemanfaatan dana transfer tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan fisik, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas layanan publik di daerah.

Menurut dia, optimalisasi penyaluran TKD merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan realisasi yang sudah melewati angka 90 persen, diharapkan hingga akhir tahun seluruh anggaran dapat terserap maksimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh pelosok Sulawesi Selatan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

21 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Luar Negeri
Menlu RI Ungkap Reformasi P...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.