Di Libur Nataru, AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta Catat Kenaikan Pergerakan Pesawat 6,87%

Kamis, 25 Des 2025, 00:05 WIB

KULON PROGO - Antusias masyarakat yang ingin merayakan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 mulai terlihat memadati Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Data dari Airnav Indonesia Cabang Yogyakarta mencatat kenaikan pergerakan pesawat 6,87% mulai awal masa Nataru pada 18 hingga 22 Desember.

"Untuk pergerakan di YIA sendiri mulai 18 hingga 23 Desember terjadi beberapa peningkatan dan peningkatan tertingginya sejumlah 6,87% di tanggal 23 Desember jika dibandingkan priode sama di tahun sebelumnya, yaitu pada tahun ini sebanyak 95 pergerakan pesawat berbanding 91 pergerakan pesawat," kata General Manager AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta, Anton Krishna Saputra di tower ATC Bandara Internasional Yogyakarta, Rabu (24/12).

Ket. Foto: Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi Airnav Indonesia, Capt. Nurcahyo Utomo (Kanan) dan General Manager AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta, Anton Krishna Saputra (Kiri) — Sumber: Dok. Istimewa

Ia juga menambahkan bahwa proyeksi secara keseluruhan pergerakan penumpang pada musim Nataru tahun ini adalah sebanyak 1591pergerakan. Jumlah ini diperkirakan meningkat 3,58% dibandingkan tahun lalu yang hanya 1536pergerakan.

Menurut Anton untuk tahun ini AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta menyiagakan 53 petugas ATC dengan teknisi sebanyak 30 orang, dengan pembangian 2 sift untuk ATC dan 3 sift untuk teknisi yang peralatan digunakan selama 24 jam. Dan untuk alat navigasi juga sudah dalam kondisi optimal dan sudah terkalibrasi untuk melayani masa puncak arus Natrau tahun ini.

20251224235652_WhatsApp-Image-2025-12-24-at-23.53.26.jpeg

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi Airnav Indonesia, Capt. Nurcahyo Utomo juga mengatakan secara nasional pihaknya mencatat Posko Nataru 2025-2026 ini dicanangkan mulai tanggal 18  sampai 24 Desember 2025 lalu sudah tercatat 33 ribu lebih pergerakan pesawat, atau rata-rata 4.276 perhari, dimana jumlah ini melebih hari-hari biasa. Diprediksi pergerakan ini akan sampai 70 ribu pergerakan sampai akhir masa Nataru pada tanggal 4 Januari mendatang.

"Untuk penerbangan yang paling ramai adalah Jakarta ke Bali, dan penerbangan internasionalnya Jakarta ke Singapura," kataya.

Capt. Nurcahyo juga menjelaskan extra flight ini ada beberapa cara yang dilakukan maskapai, ada yang telah mengajukan dari awal hingga akhir masa Nataru. Namun ada juga masakapai yang pengajuannya perhari. Dimana hingga hari ini ada 840 penerbangan, namun jumlah ini kemungkinan akan bertambah seiring makin ramainya wisatawan yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru serta berlibur dengan keluarga melalui inisiatif maskapai yang melihat peluang penumpang. 

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.