Pesta Petani yang Sederhana, Riuh, dan Penuh Tradisi
Rabu, 24 Des 2025, 05:10 WIBNatal petani jelas jauh kurang megah daripada yang dinikmati di rumah bangsawan atau kastil setempat dan, bagi mereka, musim itu tidak dimulai dengan baik. Para budak, yang sudah dikenakan berbagai macam biaya aneh sepanjang tahun, diharapkan memberikan âhadiahâ kepada tuan mereka pada hari Natal berupa roti tambahan, telur, dan mungkin bahkan seekor ayam jantan yang berharga atau beberapa ayam betina.
Sebaliknya, buruh bebas di perkebunan, terutama yang lebih penting seperti gembala, penggembala babi, dan penggembala sapi di perkebunan, menerima hadiah dari tuan tanah, biasanya berupa bonus makanan, minuman, pakaian, dan kayu bakar.
Tradisi ini berlanjut hingga abad-abad berikutnya ketika para pelayan rumah tangga menerima sekotak hadiah pada tanggal 26 Desember, sehingga hari itu di Inggris dikenal dengan nama Boxing Day. Hadiah anak-anak dari orang tua mereka yang sederhana termasuk mainan sederhana seperti gasing, peluit, tongkat penyangga, kelereng, boneka, dan patung yang terbuat dari kayu atau tanah liat.
Para petani akan menghias rumah mereka seperti halnya kaum bangsawan, dengan tanaman hijau seperti holly yang mudah didapatkan bagi mereka yang mencarinya. Sebuah tradisi lama, mungkin pagan, tetap bertahan, yaitu pembakaran kayu Yule. Sebenarnya sepotong besar batang pohon, kayu tersebut dinyalakan pada Malam Natal di rumah-rumah dari semua jenis dan terus menyala selama dua belas hari Natal.
Untuk hidangan istimewa di hari raya, para petani menyantap makanan lezat yang jarang ditemukan, yaitu daging biasanya direbus menikmati keju dan telur, memakan kue, dan minum bir. Tentu saja, bir yang mereka minum sangat banyak, biasanya dibuat oleh para wanita petani.
Tanggal 1 Januari sangat penting karena orang-orang berharap akan keberuntungan yang lebih baik di tahun mendatang. Sebuah takhayul berkembang, seperti halnya hadiah yang dipertukarkan oleh orang kaya pada hari ini, bahwa sangat penting siapa orang pertama yang mengunjungi rumah seseorang pada Hari Tahun Baru. Disebut âfirst-footingâ, karakteristik tertentu dianggap diinginkan pada pengunjung pertama ini: seorang pria dengan kulit gelap, mungkin berambut pirang dan, yang terbaik, dengan kaki datar. hay
- Natal 2025
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Hebat, Putri KW Masuk Babak 8 Besar Dunia. Prestasi Pertama Sepanjang Karir
-
Instalasi seni pencahayaan di pusat perbelanjaan Makassar
-
Pertumbuhan industri makanan picu penyerapan tenaga kerja
-
Halte Rusak, Pemprov DKI Gratiskan Bus Tranjakarta dan MRT Selama Seminggu
-
Paul Munster Minta Pemain Fokus dan Hati-hati Hadapi Persis Solo
-
Buka Kongres PWI, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Kerukunan di Era Digital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.