- Home
-
- Megapolitan
-
- Memperkuat Kesiapsiagaan d...
Memperkuat Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Ancaman Rob dan Hujan Ekstrem di Jakut
Rabu, 24 Des 2025, 22:40 WIBJakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara terus memperkuat sistem kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan ancaman pasang air laut (rob) di akhir tahun 2025.
âKami sudah menggelar Apel Siaga Jaga Jakarta untuk melakukan penguatan komitmen seluruh jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara dalam menjaga wilayah pesisir tetap aman dari genangan dan banjir,â kata Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan Jakarta Utara memiliki karakteristik kerawanan yang berbeda dibandingkan wilayah lain di DKI Jakarta.
Selain curah hujan tinggi dan limpasan air kiriman, wilayah pesisir juga menghadapi tekanan dari pasang air laut yang dapat memperparah genangan.
Hal itu, kata dia, membuat kesiapsiagaan tidak boleh hanya reaktif, tapi sistem harus berjalan sejak awal, sebelum air naik dan sebelum hujan ekstrem terjadi.
Hendra menjelaskan pengendalian banjir di Jakarta Utara bergantung pada tiga pilar utama, yakni kesiapan sumber daya manusia, keandalan infrastruktur pompa, serta dukungan logistik yang memadai. Seluruh elemen tersebut harus beroperasi secara terpadu dan berkelanjutan selama 24 jam.
âKita tidak boleh terlambat menyalakan pompa atau kehabisan bahan bakar saat kondisi darurat. Semua harus dipastikan siap sejak awal,â kata dia.
Dia juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja dan kesehatan personel di lapangan. Keberhasilan pengendalian banjir tidak hanya diukur dari cepatnya air surut, tetapi juga dari keselamatan petugas yang menjalankan tugas.
âPenanganan banjir adalah kerja kolaboratif. Bukan hanya tugas satu instansi, tapi membutuhkan peran semua pihak dan kesadaran masyarakat,â tambahnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi mengatakan bahwa jajaran SDA telah menyiapkan sistem pengendalian banjir berbasis kesiapsiagaan penuh.
Sebanyak 75 rumah pompa dengan total 199 unit pompa dan kapasitas 315.900 liter per detik telah dipastikan siap beroperasi. Selain pompa, pihaknya menyiapkan pompa mobile dan trailer yang dapat digerakkan sesuai kebutuhan di lapangan.
âSeluruh personel dan peralatan setiap hari dipastikan dalam kondisi siap,â kata dia.
Ia menambahkan, apel siaga ini menjadi pengingat bahwa kehadiran pasukan biru bukan hanya soal penanganan teknis, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi warga, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Februari mendatang.
âKecepatan respons dan ketepatan tindakan menjadi kunci utama kami dalam melindungi masyarakat Jakarta Utara,â kata Heria.
- cuaca ekstrem
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cuaca Ekstrem di Cianjur Akibatkan 16 Rumah Rusak
-
Dua Bencana Mengintai Indonesia Sekaligus, BNPB Rilis Warning Keras Kesiapsiagaan di Wilayah Ini
-
Jembatan Sitanggal Brebes Retak: Menteri PU Instruksikan Percepat Mitigasi Risiko, Jangan Tunggu Rusak
-
Potensi Gelombang Hingga 2,5 Meter di Perairan Sulut
-
Jakarta dan Bandung Siaga? Cek Daftar Kota yang Bakal Diterjang Hujan Hari Ini
-
Puluhan Rumah di Ciamis Rusak Terdampak Cuaca Ekstrem
-
Linette Kejutkan Swiatek di Miami Open, Juara Wimbledon Tersingkir Dini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.