Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jatim Kirim Tim Dokter Spesialis Bantu Warga Aceh

📅 Minggu, 21 Des 2025, 14:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jatim Kirim Tim Dokter Spesialis Bantu Warga Aceh Doc: Pemprov Jatim
Ket. Tim dokter spesialis dan tenaga kesehatan yang dikirim Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengirim tim dokter spesialis dan tenaga kesehatan ke Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, untuk memberikan layanan kesehatan holistik bagi ribuan warga terdampak banjir.

“Pelayanan kesehatan ini adalah mandat kemanusiaan. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di Pidie Jaya mendapatkan akses medis yang berkualitas, terutama pasca-situasi darurat banjir. Kehadiran dokter spesialis hingga psikolog klinis di sana merupakan bentuk kepedulian masyarakat Jawa Timur untuk membantu percepatan pemulihan di Aceh yang tepat sesuai dengan kebutuhan yang aktual,” ujar Khofifah di Surabaya, Minggu.

Ia mengatakan, misi kemanusiaan tersebut merupakan wujud solidaritas lintas daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Aceh yang tengah menghadapi dampak bencana banjir.

Berdasarkan laporan kegiatan periode 9 hingga 19 Desember 2025, tim relawan kesehatan telah memberikan pelayanan medis kepada 1.090 warga di lima lokasi, yakni Blang Awe, Gampong Seunong, Meuranah Balek, Gampong Buangan, dan Daya Husen.

Jumlah penerima layanan tersebut terdiri atas 374 laki-laki dan 716 perempuan, dengan mayoritas berasal dari kelompok usia dewasa sebanyak 547 orang dan lanjut usia sebanyak 283 orang.

Jenis penyakit yang paling banyak ditangani meliputi Infeksi Saluran Pernapasan Akut sebanyak 431 kasus, nyeri otot (myalgia) 236 kasus, hipertensi 214 kasus, urtikaria 114 kasus, serta dispepsia 111 kasus.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menurunkan total 43 personel relawan kesehatan. Sebanyak 31 personel telah menyelesaikan penugasan gelombang awal, sementara 12 personel lainnya dijadwalkan bertugas pada gelombang keempat pada 22 hingga 30 Desember 2025.

Tim kesehatan tersebut terdiri atas dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kulit dan kelamin, dokter spesialis kegawatdaruratan, dokter umum, perawat, apoteker, psikolog klinis, sanitarian, serta tim krisis kesehatan.

Menurut Khofifah, kelengkapan tim memungkinkan pelayanan medis diberikan secara komprehensif dan sesuai dengan karakteristik penyakit pascabencana banjir.

“Semua ini adalah tanda bahwa kami bersaudara. Kami ingin menjadi bagian yang membantu menyelesaikan sebagian masalah saudara kami di Aceh,” ujar Khofifah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.