Bengkulu Bidik Pembiayaan Syariah, Kolaborasi dengan Muhammadiyah Dimatangkan
Jumat, 19 Des 2025, 22:25 WIBBENGKULU â Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah membahas peluang kerja sama pengembangan pembiayaan syariah sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi daerah.
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan yang inklusif, terutama bagi pelaku usaha dan sektor produktif berbasis masyarakat.
Secara strategis, pengembangan pembiayaan syariah dinilai dapat menjadi instrumen alternatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu yang lebih berkelanjutan dan selaras dengan nilai keadilan sosial.
"Kerja sama dengan Muhammadiyah sangat strategis mengingat persyarikatan ini memiliki pengalaman panjang, jaringan yang luas, serta rekam jejak yang kuat dalam pengelolaan sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat di tingkat nasional," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Jumat (19/12).
Ia berharap Muhammadiyah dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan pembiayaan syariah, khususnya pada sektor pendidikan, layanan kesehatan, serta bisnis haji dan umrah.
"Skema pembiayaan syariah ini diarahkan untuk memperkuat pembiayaan sekolah-sekolah, rumah sakit, serta layanan haji dan umrah yang dikelola Muhammadiyah,â kata Helmi.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan telah menyampaikan pada Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas tentang kondisi Bank Bengkulu saat ini berada dalam keadaan sehat dan stabil secara keuangan.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu memiliki komitmen kuat untuk membentuk Unit Usaha Syariah (UUS) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
Pertemuan itu menjadi bagian dari ikhtiar mendorong penguatan dan restrukturisasi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu menuju bank berbasis syariah yang lebih berdaya saing serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah dan kemaslahatan umat.
Selain itu, Gubernur Helmi Hasan juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan khusus di bidang manajemen bisnis.
Langkah tersebut kata dia dinilai penting untuk menyiapkan tenaga profesional yang kompeten dalam mendukung perbankan syariah sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyambut baik tawaran kerja sama tersebut. Ia menegaskan PP Muhammadiyah akan melakukan pembahasan internal secara menyeluruh bersama pimpinan dan unsur terkait di lingkungan persyarikatan guna merumuskan langkah-langkah strategis yang sejalan dengan visi dan misi Muhammadiyah.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pastikan Siswa Dapat Akses Transportasi Layak, Kemenhub Alokasikan 150 Unit Bus Sekolah Sepanjang 2025
-
Ketegangan Global Dorong Eropa Bahas Penempatan Pasukan NATO di Greenland
-
Hari Lebaran, TNGGP Tutup Sementara Seluruh Destinasi Wisata di Gede-Pangrango
-
Singapura Antisipasi Lonjakan Lalu Lintas di Pos Pemeriksaan Darat Selama Libur Sekolah dan Idul Fitri
-
Purbaya Akan Obok-obok Rekening Para Pejabat Ditjen Pajak. Sebagian Pejabat Akan Dinonaktifkan Sementara
-
Pemprov DKI dan Muhammadiyah Bersinergi Wujudkan Jakarta sebagai Kota Global
-
PT Rumah Tani Nusantara dan #BakrieTanggap Perkuat Kerja Sama Pemulihan Aceh Pascabencana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.