Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jakarta Timur Pastikan Stok dan Keamanan Pangan Jelang Natal-Tahun Baru

📅 Rabu, 17 Des 2025, 12:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jakarta Timur Pastikan Stok dan Keamanan Pangan Jelang Natal-Tahun Baru Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Jakarta Timur Munjirin melakukan pengawasan keamanan pangan segar di Tip Top Pondok Bambu, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (17/12/2025).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) memastikan stok dan keamanan pangan menjelang dan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Kita ingin memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa pertama, stok makanan memang tersedia di DKI Jakarta," kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, saat melakukan pengawasan keamanan pangan segar di Tip Top Pondok Bambu, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (17/12).

Dia menyebutkan pengawasan itu rutin dilakukan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa stok bahan pangan aman dan mencukupi, serta layak dikonsumsi selama momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

"Ini pengawasan rutin, tapi hari ini kita laksanakan dalam rangka kesiapan perayaan Natal dan Tahun Baru," ujar Munjirin.

Selain memastikan ketersediaan stok, Pemkot Jakarta Timur juga melakukan pengawasan yang difokuskan pada aspek keamanan pangan.

Dari hasil pengambilan sampel di tiga supermarket, seluruh produk yang diuji dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

"Terkait keamanan pangan, setelah kita ambil sampling dari tiga supermarket, ada 21 jenis produk pertanian dan enam jenis produk peternakan yang kita tes. Alhamdulillah, semuanya negatif," jelas Munjirin.

Dengan hasil tersebut, dia meminta masyarakat agar tidak khawatir dalam membeli dan mengonsumsi bahan pangan, khususnya di supermarket yang telah dilakukan pengawasan.

"Artinya, faktor keamanan masyarakat untuk mengonsumsi dan membeli makanan di sini relatif terjamin," ucap Munjirin.

Tiga lokasi yang menjadi sasaran pengawasan, yakni Tip Top Duren Sawit, Farmers Market, serta Superindo yang berlokasi di kawasan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Komoditas peternakan yang diambil sampelnya, yakni daging ayam dan sapi. Sedangkan komoditi pertanian, antara lain anggur, apel merah, beras, cabai merah keriting, cabai rawit merah/gila, nangka muda, kacang panjang, sawi hijau, sawi putih, tomat, dan kembang kol.

Pengawasan pangan turut melibatkan personel gabungan dari unsur Suku Dinas Kesehatan, Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), Suku Dinas Perhubungan, Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP), aparatur kelurahan dan kecamatan, Polda Metro Jaya, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DKI Jakarta dan sejumlah unsur terkait lainnya.

Selain itu, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur juga berkoordinasi intensif dengan Perumda Pasar Jaya, terutama kepada pengelola masing-masing pasar agar mereka ikut melakukan pengawasan pangan. Dinas KPKP DKI Jakarta secara aktif melakukan pemantauan ke sentra-sentra sayuran dan peternakan di luar kota dengan didampingi oleh Suku Dinas KPKP setempat. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Sentimen Global Masih Domin...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.