Jaga Akses dan Logistik, Modifikasi Cuaca Terus Dioptimalkan di Wilayah Sumatra
Selasa, 16 Des 2025, 22:45 WIBJAKARTA- Pemerintah terus mengintensifkan langkah mitigasi bencana di tengah puncak musim hujan dengan mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko hujan ekstrem yang berpotensi menghambat pemulihan infrastruktur serta mengganggu distribusi bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, hingga saat ini BNPB masih mengoperasikan dua pesawat OMC. Operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas dinamika cuaca regional yang dinilai masih sangat fluktuatif dan berpengaruh terhadap intensitas hujan di sejumlah wilayah.
âSeiring masuknya puncak musim hujan, kami terus mengoperasikan OMC dan melakukan evaluasi bersama BMKG. Kondisi atmosfer regional sangat beragam dan memerlukan pemantauan serta penyesuaian strategi secara berkala,â ujar Abdul di Pusat Informasi dan Media Center Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Sumatra di Banda Aceh, Selasa (16/12/2025).
Menurutnya, BNPB membuka peluang untuk melakukan penyesuaian strategi OMC, baik melalui penambahan unit pesawat maupun peningkatan jam operasi hingga 24 jam. Opsi tersebut saat ini masih terus dikaji dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca harian serta efektivitas operasi di lapangan.
âKami tidak menutup kemungkinan menambah unit pesawat atau memperpanjang jam operasi. Semua opsi ini terus dibahas agar OMC benar-benar memberikan dampak maksimal terhadap penanganan bencana,â jelas Abdul.
Upaya pengendalian cuaca menjadi faktor krusial dalam mendukung pekerjaan tim darat yang saat ini difokuskan pada perbaikan dan pemulihan infrastruktur, terutama jalan yang menjadi urat nadi distribusi logistik dan mobilitas warga. Curah hujan tinggi dinilai berpotensi memperlambat proses pemulihan, bahkan memicu bencana susulan seperti banjir dan longsor.
âCuaca sangat berpengaruh terhadap efektivitas pekerjaan tim darat, khususnya dalam perbaikan dan pemulihan jalan. Hujan dengan intensitas tinggi bisa menghambat pengerjaan, merusak kembali infrastruktur yang sedang diperbaiki, dan membahayakan petugas di lapangan,â kata Abdul.
Selain mendukung pekerjaan darat, kondisi cuaca yang kondusif juga menjadi syarat utama bagi kelancaran distribusi logistik melalui jalur udara. BNPB saat ini masih mengandalkan helikopter untuk menjangkau wilayah-wilayah yang akses daratnya belum sepenuhnya pulih, terutama di kawasan Aceh Tengah dan Bireuen.
âUntuk distribusi logistik melalui jalur udara, cuaca yang aman menjadi faktor mutlak. Unit helikopter sangat membutuhkan kondisi cuaca yang kondusif agar keselamatan penerbangan terjamin dan bantuan bisa sampai tepat waktu kepada masyarakat,â ujar Abdul.
Ia menegaskan bahwa keselamatan personel dan efektivitas operasi menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan. Karena itu, seluruh pelaksanaan OMC dilakukan dengan koordinasi intensif bersama BMKG sebagai otoritas yang menyediakan analisis dan prakiraan cuaca secara komprehensif.
BNPB bersama BMKG terus memantau perkembangan awan hujan, pola angin, serta faktor atmosfer lainnya untuk menentukan waktu dan wilayah yang tepat bagi pelaksanaan OMC. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan agar strategi yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan lapangan.
âOMC bukan sekadar upaya teknis, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan tanpa hambatan cuaca. Tujuannya jelas, yaitu melindungi masyarakat, mempercepat pemulihan infrastruktur, dan menjamin distribusi bantuan kemanusiaan,â tegas Abdul.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bekerja aktif dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Melalui penguatan OMC dan koordinasi lintas sektor, pemerintah berupaya meminimalkan dampak bencana lanjutan sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan aman, terukur, dan berkelanjutan.
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Antisipasi Cuaca Ekstrem
- Pemulihan Pascabencana
- Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)
- bencana sumatera
- Akses Logistik
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Moneter Bukan Obat Segalanya, Krisis Rupiah Butuh Langkah Lebih Besar
-
Dorong Storytelling Konservasi Lewat Visual, Taman Safari Indonesia Buka Kompetisi Foto dan Video
-
KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam
-
BNPB lakukan operasi modifikasi cuaca di Jambi
-
Kredit Skema KURDA Bunga Nol Persen Dirilis Pemkab Sragen untuk Dorong UMKM Naik Kelas
-
Pelayanan Imigrasi Kian Mudah, Gunungkidul Buka Gerai Paspor
-
Pantura Urat Nadi Logistik RI Dipercepat! Jalan Kudus-Pati-Rembang Segera Mulus, 202 Miliar Digelontorkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.