Dua Penembak Tewaskan 11 Orang pada Festival Hanukkah di Bondi Beach

Senin, 15 Des 2025, 02:41 WIB

SYDNEY - Dua pria bersenjata dilaporkan telah melepaskan tembakan di Bondi Beach, Sydney, pada Minggu (14/11) hingga menewaskan 11 orang dan melukai beberapa lainnya dalam insiden teroris yang ditujukan pada sebuah acara perayaan festival Yahudi Hanukkah di Australia.

Menurut kepolisian New South Wales, petugas tanggap darurat membawa setidaknya 29 orang ke rumah sakit setempat dari pantai tersebut, yang merupakan salah satu daya tarik wisata terbesar di kota terbesar Australia. “Salah satu terduga pelaku penembakan tewas dan yang kedua dalam kondisi kritis,” kata polisi.

Ket. Foto: PM Australia, Anthony Albanese — Sumber: AFP/CHALINEE THIRASUPA

Polisi menyatakan aksi pe­nembakan itu sebagai insiden teroris dan menambahkan bahwa mereka telah menemukan bom rakitan yang diduga berada di dalam sebuah ken­daraan di dekat pantai yang terkait dengan pelaku yang tewas.

“Ini adalah serangan yang ditargetkan terhadap warga Yahudi Australia pada hari pertama Hanukkah, yang seharusnya menjadi hari sukacita, perayaan iman, sebuah tindakan jahat, antisemitisme, terorisme yang telah menyerang jantung bangsa kita,” kata Perdana Menteri Anthony Albanese dalam pidato yang disiarkan televisi.

“Serangan terhadap warga Yahudi Australia adalah serangan terhadap setiap warga Australia,” imbuh PM Albanese.

Penembakan itu terjadi selama acara tahunan “Hanukkah by the Sea” pada siang hari di Bondi Beach, yang menurut polisi dihadiri oleh lebih dari 1.000 orang. Saat suara tembakan meletus, kerumunan orang berhamburan lari ketakutan dari pantai di Sydney timur itu, yang menarik banyak sekali peselancar, perenang, dan wisatawan, terutama di akhir pekan.

Bukit berumput yang menghadap Bondi Beach dilaporkan dipenuhi barang-barang yang berserakan yang ditinggalkan oleh orang-orang yang melarikan diri sebelum mereka sempat mengemasi barang-barang mereka, termasuk kereta bayi yang ditinggalkan, kata seorang jurnalis AFP di lokasi kejadian.

Antisemitisme

Serangkaian serangan antisemit telah menyebarkan ketakutan di kalangan komunitas Yahudi di Australia menyusul serangan Hamas terhadap Is­rael pada 7 Oktober 2023 dan perang yang terjadi di Gaza.

PM Albanese pada Agustus lalu dengan mengutip temuan intelijen mengatakan bahwa aksi pembakaran sebuah kafe kosher di pinggiran kota Bondi, Sydney, pada Oktober 2024, dan serangan pembakaran ­besar-besaran terhadap Sinagoge Adass Israel di ­Melbourne pada Desember 2024 lalu merupa­kan bagian dari aksi penyebaran keta­kut­an itu.

Ketua Asosiasi Yahudi Australia mengatakan bahwa aksi penembakan di Bondi Beach adalah sebuah tragedi tetapi aksi tersebut sepenuhnya dapat diprediksi. “Pemerintah PM Albanese telah diperingatkan berkali-kali tetapi gagal mengambil tindakan yang memadai untuk melindungi komunitas Yahudi,” kata Robert Gregory kepada AFP. AFP/I-1

  • Teror Australia

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.