Rayakan HUT ke-19, PGE Perkuat Peran sebagai Motor Transisi Energi Bersih

Minggu, 14 Des 2025, 16:18 WIB

JAKARTA – Tahun ini PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memasuki usia berusia 19 tahun. Momen ini semakin menegaskan posisinya sebagai motor penggerak transisi energi bersih dan penguat ekosistem panas bumi nasional.

Dengan tema “Empowering The Green Acceleration,” PGE berkomitmen penuh pada inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan komunitas lokal. Langkah ini adalah bagian dari visi besar perusahaan dalam menyambut satu abad pengembangan panas bumi Indonesia pada tahun 2026 dengan kontribusi yang lebih besar dan berdampak.

Ket. Foto: Tahun ini PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memasuki usia berusia 19 tahun. Pada momen ini perusahaan memperkuat transformasi energi bersih dan komitmen sosial di seluruh wilayah operasi. — Sumber: PGE

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Edwil Suzandi dengan tegas menyatakan, PGE tidak hanya mencapai target operasional, tetapi juga menciptakan target baru dengan ambisi Beyond Electricity. Pihaknya memimpin transformasi energi, memastikan panas bumi berekspansi dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat.

“Peluncuran Groundbreaking Pilot Project Green Hydrogen di Ulubelu September lalu adalah bukti nyata bahwa kami mendobrak batas pemanfaatan panas bumi. Menatap ke depan, kami akan mengukuhkan dan mempercepat konsistensi ini, menjadikan momentum bersejarah 100 tahun pengembangan panas bumi Indonesia pada tahun 2026 sebagai landasan untuk dominasi energi hijau di masa depan,” ujar dia melalui keterangan tertulis pada hari Minggu (14/12).

Pada usia 19 tahun ini PGE terus mengakselerasi pemanfaatan panas bumi melalui berbagai proyek strategis, mulai dari beroperasinya Lumut Balai Unit 2, dimulainya eksplorasi PLTP Gunung Tiga, hingga sinergi bersama PLN Indonesia Power dalam percepatan pengembangan 19 proyek eksisting dengan total kapasitas 530 megawatt (MW). Inisiatif-inisiatif tersebut mencerminkan komitmen dalam memastikan panas bumi memberikan kontribusi yang lebih besar bagi ketahanan energi nasional.

Saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW dari enam wilayah operasi. Saat ini perusahaan tengah mengembangkan proyek-proyek baru seperti PLTP Hululais Unit 1 & 2 (110 MW) serta inisiatif co-generation dengan kapasitas 230 MW.

PGE juga menargetkan kapasitas terpasang mencapai 1 gigawatt (GW) dalam 2-3 tahun mendatang dan 1,8 GW pada tahun 2033. Selain itu telah mengidentifikasi tambahan potensi panas bumi sebesar 3 GW dari 10 WKP yang dikelola secara mandiri.

Kepedulian Sosial

Seiring percepatan transformasi tersebut, PGE memastikan perjalanan menuju energi bersih tetap sejalan dengan komitmen sosial Perseroan. Melalui program PGE Berbagi, yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-19, perusahaan menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim dan kelompok rentan sebagai wujud kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pada tahun ini, PGE Kantor Pusat menyalurkan 50 paket perlengkapan sekolah kepada Yayasan Al-Kahfi pada 4 Desember 2025, sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar sekaligus mendorong masa depan yang lebih baik bagi para penerima manfaat.

Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani menegaskan bahwa semangat berbagi adalah bagian integral dari keberlanjutan operasional PGE. Perusahaan ini ingin tumbuh bersama Masyarakat sehingga setiap langkah transformasi energi yang dilakukan harus membawa manfaat langsung.

“PGE tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, setiap langkah transformasi energi yang kami lakukan harus membawa manfaat langsung bagi komunitas di sekitar kami. Program PGE Berbagi memastikan bahwa keberlanjutan energi selalu berjalan beriringan dengan keberlanjutan sosial,” jelas Ahmad Yani.

Ia menambahkan, dengan inovasi, kolaborasi, dan kepedulian sosial sebagai fondasi, PGE melangkah ke usia ke-19 dengan tekad untuk menghadirkan energi bersih yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah operasinya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.