Pelaku Penembakan di Universitas Brown Masih Diburu, Polisi Rilis Rekaman CCTV

Minggu, 14 Des 2025, 14:53 WIB

RHODE ISLAND - Operasi pencarian besar-besaran sedang berlangsung setelah dua mahasiswa tewas dan sembilan orang lainnya terluka dalam penembakan massal di Universitas Brown di Providence, Rhode Island.

BBC melaporkan, polisi memburu pelaku penembakan dan telah merilis informasi terbatas menganai tersangka termasuk identitas atau motifnya.

Ket. Foto: Polisi merilis rekaman CCTV yang memperlihatkan sosok diduga palaku mengenakan pakaian hitam dan masker berjalan keluar gedung kampus. — Sumber: Guardian

Pelaku penembakan melepaskan tembakan di sebuah ruang kelas sekitar pukul 16.00 waktu setempat pada hari Sabtu (13/12), di gedung tempat ujian berlangsung.

Salah satu universitas tertua dan paling bergengsi di AS itu diberlakukan penguncian (lockdown) saat polisi mencari pelaku penembakan, yang hingga kini masih buron.

Para mahasiswa di beberapa bagian kampus terus diimbau untuk tetap berada di tempat masing-masing hingga polisi dapat mengawal mereka keluar dari area tersebut.

Para pejabat dari Rumah Sakit Rhode Island mengatakan sebagian besar korban luka berada dalam kondisi "kritis tetapi stabil".

Identitas korban tewas atau luka-luka belum dirilis oleh pihak berwenang.

"Ini adalah hari yang kami harapkan tidak akan pernah datang ke komunitas kami. Ini sangat menghancurkan bagi kita semua," kata Presiden Universitas Brown, Christina Paxson, dalam sebuah pernyataan.

Polisi telah merilis informasi terbatas tentang tersangka pria tersebut, termasuk identitas atau motifnya. Belum diketahui apakah dia memiliki hubungan dengan universitas tersebut.

Rekaman CCTV menunjukkan tersangka berjalan keluar gedung setelah serangan itu, tetapi wajahnya tidak terlihat.

Wakil Kepala Kepolisian Providence, Tim O'Hara, mengatakan tersangka mengenakan pakaian serba hitam dan mungkin memakai masker. Belum diketahui jenis senjata api apa yang digunakannya dan senjata tersebut belum ditemukan.

"Kami mengerahkan setiap sumber daya yang ada untuk menemukan tersangka ini," tambahnya. Polisi bersenjata tambahan telah dikerahkan untuk mencari di area tersebut.

Penembakan itu terjadi di gedung Barus dan Holley, bagian dari sekolah teknik Universitas Brown. Serangan itu terjadi di sebuah ruang kelas besar di lantai pertama.

Seorang profesor ekonomi mengatakan kepada media publik lokal Ocean State Radio bahwa penembakan terjadi saat sesi ulasan untuk mata kuliahnya, yang dipimpin oleh asisten pengajarnya.

"Dia mengatakan pelaku penembakan masuk melalui pintu, meneriakkan sesuatu - dia tidak ingat apa yang diteriakkannya - dan mulai menembak," kata Rachel Friedberg.

"Para siswa mulai berhamburan untuk mencoba menjauh dari penembak, berusaha untuk berlindung di tempat duduk stadion, dan beberapa orang tertembak," tambahnya.

Petugas menggeledah gedung tersebut pada Sabtu sore tetapi tidak menemukan tersangka maupun senjata.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.