BMKG: Siklon Tropis Bakung Sebabkan Cuaca Buruk di Indonesia
Sabtu, 13 Des 2025, 22:55 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) umumkan perubahan status Bibit Siklon Tropis 91S menjadi Siklon Tropis Bakung. Perubahan ini terpantau melalui pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.
Saat ini, posisi Siklon Tropis Bakung berada di sekitar Samudra Hindia sebelah barat daya Lampung. Siklon tropis ini melaju dengan kecepatan angin maksimum hingga 35 knot (65 km/jam) dan tekanan udara minimum 1.000 hPa.
Dikutip dari postingan Instagram resmi BMKG, Jumat (12/12), berikut ini dampak yang ditimbulkan dari Siklon Tropis Bakung.
BMKG memprediksikan intensitas dan kecepatan angin Siklon Tropis Bakung akan meningkat dalam 24 jam ke depan. Meski begitu, siklon tropis ini bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia.
Dalam proses menjauhnya ini, Siklon Tropis Bakung tetap memberikan dampak tidak langsung terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Adapun angin kencang, dan gelombang laut tinggi. Adapun wilayah yang terdampak antara lain:
-
Hujan dengan Intensitas Sedang-Lebat
1. Bengkulu,
2. Lampung,
3. Banten.
-
Angin Kencang
1. Bengkulu
-
Gelombang Laut Tinggi: Ketinggian 1,25-2,5 meter (Moderate Sea)
1. Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung,
2. Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat,
3. Selat Sunda bagian Selatan.
Peringatan dini ini berlaku dalam kurun waktu 24 jam hingga Sabtu, 13 Desember 2025 pukul 19.00 WIB. Sehingga peringatan ini menjadi sebuah perhatian khusus bagi masyarakat Indonesia.
Selain Siklon Tropis Bakung, Indonesia masih diintai satu bibit siklon lain, yakni 93S. Saat ini, posisi Bibit Siklon Tropis 93S berada di sekitar Samudera Hindia sebelah selatan Bali.
BMKG memprediksikan bila potensi Bibit Siklon Tropis 93S berubah menjadi Siklon Tropis masih berpeluang rendah. Namun, bibit siklon tropis ini tetap membawa air hujan dan memberikan dampak tidak langsung bagi daerah berikut ini.
-
Hujan dengan Intensitas Sedang-Lebat
1. Yogyakarta,
2. Jawa Tengah,
3. Jawa Timur,
4. Bali,
5. Nusa Tenggara Barat (NTB).
-
Angin Kencang
1. Jawa Timur,
2. Bali.
-
Gelombang Laut Tinggi: Ketinggian 1,25-2,5 meter (Moderate Sea)
1. Samudera Hindia selatan Jawa Tengah hingga Pulau Sumba,
2. Samudera Hindia selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba,
3. Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan. ils/I-1
- Siklon Tropis
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
BMKG Deteksi Pergerakan Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina Utara Tingkatkan Potensi Hujan di Indonesia
-
BMKG Prakirakan Cuaca Sejumlah Wilayah di Indonesia Berawan hingga Hujan Ringan pada Kamis
-
Sore Nanti akan Turun Hujan di Jakarta
-
Jenazah Dua Prajurit TNI UNIFIL Tiba di Yogyakarta, Dimakamkan Secara Militer di Daerah Asal
-
BMKG Imbau Warga Banten Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem pada 3–8 Mei
-
Menkomdigi Ajak Masyarakat untuk Laporkan Platform yang Tidak Taat PP Tunas
-
Prabowo Hadiri Forum Bisnis Jepang-Indonesia, 10 Kesepakatan Tembus USD 22,6 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.