WHO Ungkap Virus Influenza A Mendominasi Musim Flu Global

Jumat, 12 Des 2025, 17:45 WIB

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa aktivitas influenza meningkat secara global sejak Oktober 2025. Virus influenza A saat ini mendominasi peredaran secara global, dilansir dari Xinhua, Jumat (12/12).

Laporan ini dirilis Rabu (10/12) malam dan mencatat peningkatan aktivitas flu bertepatan dengan awal musim dingin di Belahan Bumi Utara. Infeksi saluran pernapasan akut meningkat akibat influenza dan virus pernapasan lainnya.

Ket. Foto: Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus — Sumber: X - Tedros Adhanom Ghebreyesus

Meskipun tingkat influenza global masih berada dalam kisaran musiman yang diharapkan, beberapa wilayah mengalami peningkatan dini. Aktivitas di wilayah tersebut lebih intens dari biasanya, terutama yang melibatkan virus influenza A (H3N2).

Banyak negara di Belahan Bumi Utara melaporkan kenaikan infeksi saluran pernapasan akut. Kenaikan ini disebabkan oleh epidemik musiman influenza, virus respiratori syncytial (RSV), dan virus pernapasan umum lainnya.

Waktu mulai, durasi, besaran, dan tingkat keparahan gelombang flu tetap sulit diprediksi. Hal ini dipengaruhi oleh jenis virus, kekebalan populasi, dan kondisi lingkungan.

Beberapa negara di Belahan Bumi Utara melaporkan awal musim flu lebih cepat, meskipun aktivitasnya belum mencapai ambang epidemi. Sementara itu, beberapa wilayah di Belahan Bumi Selatan mencatat aktivitas virus di atas rata-rata dalam beberapa bulan terakhir.

Deteksi virus H3N2 meningkat di wilayah beriklim sedang, sub-tropis, dan tropis, menjadikannya virus dominan sejak akhir September. WHO menekankan bahwa vaksin influenza tetap sangat penting.

Hal tersebut terutama berlaku bagi orang dengan risiko tinggi komplikasi flu dan para pengasuh mereka. Bahkan ketika strain yang beredar berbeda dari yang termasuk dalam vaksin, vaksin influenza musiman tetap dapat memberikan perlindungan.

Vaksin ini juga membantu mencegah infeksi serius. Pemantauan global yang dilakukan WHO menjadi penting untuk menyesuaikan strategi kesehatan publik dan program vaksinasi di berbagai negara. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.